0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Wereng dan Virus Kerdil Ancam Tanaman Padi di Boyolali

dok.timlo.net/nanin
(Ilustrasi) Tanaman padi diserang hama wereng (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Sejumlah petani di beberapa wilayah yang merupakan sentral pertanian padi di Boyolali mulai diresahkan dengan merebaknya hama wereng dan virus kerdil. Hama ini menyerang tanaman yang masih muda dan mengakibatkan tanaman mati. Sejauh ini belum ada pestisida yang ampuh untuk membasminya.

“Belum ketemu obatnya, ini seranganya makin ganas,tiap hari harus dicek,” ucap Sukarman, petani asal Banyudono, Selasa (9/2).

Hal yang sama juga diungkapkan, Semi (54) petani asal Sambi. Disebutkan, lahan padinya tidak hanya terserang hama wereng, namun juga diserang virus kerdil. Tanaman padinya yang terserang saat ini sudah mulai bergulir, namun sayangnya banyak yang tidak berisi bulir padi. Pihaknya sudah melakukan upaya pembasmian, setidaknya sudah lima kali penyemprotan dengan pestisida, namun hasilnya belum maksimal.

“Kalau tidak segera diobati bisa gagal panen nanti,” ucapnya.

Di sisi lain, Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Distanbunhut) Boyolali meminta agar petani waspada serangan hama wereng. Menyusul serangan hama wereng di daerah tetangga. Menurut Koordinator Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan Distanbunhut Boyolali, Iskak Harjono, hama wereng sempat menghilang di tahun 2015, terbukti tidak ada lahan pertanian yang terserang.

“Kita sudah minta agar petani segera melaporkan bila ada serangan hama wereng ke penyuluh, tujuanya agar bisa segera dilakukan penangganan dan tidak menyebar,” imbuhnya.

Dari data di Distanbunhut, serangan hama di tahun 2015 lalu, yaitu hama penyakit penggerak batang (sundep) yang mencapai 63 hektare di Kecamatan Sawit, Banyudono,  Sambi, Ngemplak dan Wonosegooro. Kemudian hama Blas atau hama serangan pada batang padi yang mencapai 74 hektare, yang tersebar di Kecamatan Nogosari, Andong, Simo, Sambi, Ngemplak, dan Klego.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge