0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Banjir Sragen Terima Bantuan Sembako dan Selimut

dok.timlo.net/agung widodo
Salah satu warga membersihkan rumah dari sisa-sisa banjir di Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Sragen (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen — Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) Sragen dinilai cukup sigap menangani bencana banjir yang terjadi di Dukuh Dukuh, Desa Jenar, Kecamatan Jenar, Minggu (7/2) malam.

Kepala BPBD Sragen Heru Wahyudi mengatakan, pihaknya menerima laporan pada pukul 19.00 WIB. Dan pada pukul 19.30 WIB petugas telah sampai lokasi. Setelah memastikan tidak ada korban jiwa, pihaknya mengidentifikasi penyebab banjir bandang tersebut.

”Jadi penyebabnya ada sampah dari hutan milik PT Perhutani yang terbawa arus ke sungai dan terjadi penumpukan di Jembatan Betari. Karena tidak ada jalan, akhirnya airnya naik dan membanjiri ladang dan pemukiman,” jelas Heru, Selasa (9/2).

Heru menjelaskan, sampai Senin (8/2), kondisi di Desa Jenar sudah kondusif. Pihaknya dibantu relawan dari Tagana memberi bantuan kebutuhan pokok (Sembako) untuk warga, yaitu 50 Kg beras, mie instan, air minum, gula, kebutuhan bayi dan dua paket peralatan dapur. Sedangkan untuk korban terparah juga mendapat 8 lembar triplek untuk perbaikan rumah serta bantuan selimut.

Kepala Desa Jenar Sugiyanto menjelaskan, ada 22 KK yang menjadi korban musibah ini. Sebanyak 14 rumah mengalami rusak berat. Sebanyak 12 rumah ada di RT 12. Sedangkan sisanya yakni 6 rumah yang mengalami rusak ringan berada RT 13 dan RT 14.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge