0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Seorang Korban Miras Oplosan di Sleman Masih Kritis

merdeka.com
ilustrasi (merdeka.com)

Timlo.net – Seorang korban minuman keras (miras) oplosan di Sleman, DIY, masih kritis. Hingga Selasa (9/2), masih ada lima orang yang dirawat di RSUP Dr Sarjito Yogyakarta.

Spesialis Penyakit Dalam RSUP Sarjito, Dr Faisal Hariono menjelaskan, kondisi empat korban yang sudah membaik sudah bisa beraktivitas normal. Sementara satu orang kritis dalam keadaan koma.

“Yang kritis itu mengalami pendarahan lambung dan kebutaan,” katanya dalam konferensi pers di RSUP Sarjito, Selasa (9/2).

Pendarahan tersebut diperkirakan akibat kandungan metanol dalam miras oplosan yang diminum pasien. Selain itu kondisi pasien saat dibawa ke rumah sakit juga sudah cukup parah.

“Ada keterlambatan saat dibawa ke rumah sakit, metanol sudah terurai efeknya menyebabkan mual dan gangguan penglihatan,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Humas RSUP Sarjito menambahkan, sejak Kamis (4/2) ada 18 orang yang dilarikan ke Sarjito akibat miras oplosan. Dari 18 tersebut, 4 orang meninggal dunia setelah tidak tertolong lagi. Setelah itu ada 2 korban meninggal di TKP yang dibawa ke Sarjito untuk pemeriksaan forensik.

“Dari 18 itu, 4 meninggal, 5 orang masih perawatan, sisanya sudah pulang ke rumah masing-masing,” jelas dia.

[cob]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge