0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Penderita TBC di Klaten Meningkat Tajam

dok.timlo.net/achmad khalik
Memperingati Hari TBC Sedunia (dok.timlo.net/achmad khalik)

Klaten —  Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten menyebutkan, jumlah penderita Tubercolosis (TBC) di Klaten pada tahun 2015 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Belasan orang dilaporkan meninggal dunia.

“Pada tahun ini ada 13 penderita yang meninggal dunia. Sedangkan tahun lalu, 10 penderita yang meninggal dunia,” kata Kepala Seksi Pengendalian Pemberantasan Penyakit Menular Langsung dan Penyakit Tidak Menular (Kasi P2ML dan PTM) Dinkes Klaten, Inayati Hasanah Evita Dewi, Selasa (9/2).

Data yang diterima Timlo.net, pada 2014, jumlah penderita TBC di Klaten sebanyak 448 orang dan 10 penderita meninggal dunia. Pada 2015, jumlah penderita TBC sebanyak 751 dan 13 penderita meninggal.

“Kalau dulu kita ambil data penderita TBC hanya dari Puskesmas-Puskesmas dan dua rumah sakit. Namun sekarang hampir semua rumah sakit sudah kita minta datanya untuk penderita TBC. Ke depan kita juga akan bekerjasama dengan klinik-klinik di Klaten,” ujar Inayah.

Ditambahkan, pendeteksian dini penderita TBC bisa dilakukan lewat pengambilan sampel dahak. Namun demikian, masih banyak warga yang menolak untuk diambil sampel dahaknya. Padahal pihaknya sudah membagikan wadah untuk menampung sampel dahak agar bisa diperiksa di Puskesmas terdekat.

“Itu (pemeriksaan sampel dahak) gratis. Namun saya dengar dari petugas Puskesmas malah ada wadah sampel yang dijadikan wadah bumbu dapur oleh masyarakat. Bahkan banyak masyarakat yang masih merasa jijik,” kata dia.

Selain itu, pihaknya juga sudah mendirikan Paguyuban Masyarakat Peduli TBC di semua Puskesmas yang ada di Klaten. Menurutnya, hal itu untuk memberi pendampingan dan pendorong moral bagi para penderita TBC.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge