0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Diterjang Banjir, Jembatan Kandangsapi Hanyut

Jembatan Kandangsapi, Jenar, Sragen ambrol diterjang banjir (dok.timlo.net/agung widodo)

Sragen – Jembatan penghubung antara Dukuh Terso dan Dukuh Kandangsapi, Desa Kandangsapi, Kecamatan Jenar, Sragen, putus akibat diterjang banjir bandang yang terjadi Minggu (7/2) sore.  Hal itu membuat kedua dukuh tersebut terisolir. Untuk akses warga mereka harus mencari jalan memutar lebih dari 3 Kilometer.

”Jembatan tersebut rusak tersapu banjir sekitar pukul 20.00, beruntung tidak ada yang melintas, selain itu air juga cukup tinggi, mungkin 5 meter,” ujar warga Kandangsapi, Bambang Hernawan (27), Senin (8/2).

Diungkapkan, akibat sumbatan sampah dari kawasan hutan yang menyumbat aliran Sungai Kedung Gede, tidak hanya Dukuh Dukuh Desa Jenar saja yang terkena imbas. Tapi juga Dukuh Terso, Desa Kandang Sapi, Jenar juga merasakan hal yang sama.

Saking kuatnya arus sampai-sampai sisa material bangunan seperti besi pengaman ikut hanyut. Jembatan dengan panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter tersebut melintas di atas Sungai Kedung Gede yang lebarnya mencapai 10 meter.

Agar tidak dilewati warga, akses jalan tersebut ditutup. Selain itu di bagian bibir jembatan diberi tali dan kayu melintang agar warga yang melihat tidak terpeleset dan jatuh ke sungai.

Bambang mengatakan, jembatan itu memang menjadi akses wargasering warga, karena lebih dekat menuju ke desa Kandangsapi. Tidak hanya roda dua, namun kendaraan roda empat juga melintasi untuk mengangkut hasil bumi warga Terso.

Lantaran jembatan tersebut runtuh, warga harus memutar ke jembatan lainnya sejauh lebih dari 3 Kilometer. Hal tersebut menghambat aktivitas warga. Baik pekerja atau anak sekolah. Dia berharap pemerintah segera mengambil tindakan terkait akses warga tersebut.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge