0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Miras Oplosan Tewaskan 26 Orang, 14 Diantaranya Mahasiswa

Ilustrasi Pesta Miras Oplosan (merdeka.com)

Timlo.net — Sebagian besar korban meninggal dunia akibat miras di Yogjakarta masih berstatus mahasiswa. Dari 26 orang yang menjadi korban teridentifikasi 14 diantaranya adalah mahasiswa. Kapolres Sleman, AKBP Yulianto menjelaskan, untuk korban lainnya merupakan warga Yogyakarta sendiri.

“Korban rata-rata mahasiswa, sementara ini yang selamat sedang dalam perawatan,” katanya, Senin (8/2).

Saat ini, lanjutnya, ada lima orang yang masih dirawat di RS Sarjito, 15 orang di RS Bethesda dan tiga orang di RS Hidayatullah. Kondisi mereka ada yang mulai membaik.

“Kalau semua korban itu beli mirasnya di dua lokasi, di Sayegan dan di Ambarukmo. Ambarukmo tersangkanya ada SK dan SB, korban meninggalnya ada 22 orang. Lokasi kedua di wilayah Sayegan, penjualnya MT dan PY korban meninggalnya empat orang,” terangnya.

Sementara itu dari olah TKP di rumah SK, diamankan satu galon fermentasi salak, dan bahan baku miras lainnya. Anti serangga cair merk HIT di ruang peracikan, alat pres botol, cairan anti pegal bubuk, satu bungkus tawas, dua botol sisa minuman, dua buah gelas berisi cairan coklat yang masih belum dapat diidentifikasi jenisnya, serta satu bungkus besar tembakau.

“Dijualnya dengan Rp 15 ribu dan Rp 25 ribu. Sama-sama oplosan tapi bahan pengoplosnya beda sehingga harganya beda,” ungkapnya.

Sementara untuk TKP di Sayegan, pihak kepolisian juga baru saja melakukan olah TKP. Saat ini belum diketahui temuan di lokasi Sayegan.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge