0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Ical Sebut Ade Komarudin Boleh Maju Caketum Golkar

dok.merdeka.com
Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Riau, Aburizal Bakrie, menegaskan posisi Ade Komarudin sebagai ketua DPR tidak bisa menghalanginya untuk maju sebagai calon ketua umum partai beringin. Ical ingin semua kader yang berniat mencalonkan diri agar bersaing secara sehat.

Menurut politikus Golkar, Bambang Soesatyo, pernyataan Ical tersebut disampaikan Minggu (7/2) pagi pukul 08.04 WIB melalui pesan di grup WhatsApp DPP Golkar.

Pesan itu muncul di tengah adanya upaya penghadangan Akom, sapaan Ade Komarudin, menjadi calon ketua umum Golkar karena yang bersangkutan sudah menjabat ketua DPR.

”Akom boleh maju dong! Tadi malam saya bicara dengan Akom per telepon. Biar semua kader Partai Golkar yang berminat dapat bersaing dengan baik dan sehat,” tulis Ical sebagaimana pesan WhatsApp yang diteruskan Bambang ke kalangan wartawan.

Sebelumnya Bamsoet, sapaan Bambang Soesatyo, menyatakan kini sudah ada oknum di DPP Golkar yang hendak menghadang Akom. Alasannya karena Akom sudah menjadi ketua DPR maka dilarang maju sebagai calon ketua umum di partai berlambang beringin itu.

”Ada oknum mengatasnamakan paguyuban DPD I Partai Golkar se-Indonesia yang melarang Akom maju karena sudah jadi ketua DPR. Itu konyol dan sangat disesalkan,” ujar Bamsoet.

Bamsoet memang tidak secara tegas menyebut nama. Namun, pernyataannya itu jelas mengarah ke Ridwan Bae selaku ketua Paguyuban DPD I Golkar.

Sebelumnya Ridwan menyatakan bahwa Akom sudah berjanji tak akan maju sebagai calon ketua umum Golkar. Jika mau maju, kata Ridwan, maka Akom harus meninggalkan posisinya sebagai ketua DPR.

Namun, Bamsoet menegaskan bahwa tidak ada aturan dalam anggaran dasar/anggaran rumah tangga (AD/ART) Golkar yang melarang Akom maju sebagai calon ketua umum. Karenanya Bamsoet menyebut ada upaya fait accompli dengan mengatasnamakan DPD I Golkar untuk mengganjal Akom.

Tapi ternyata banyak DPD I dan II yang marah dengan pernyataan manipulatif itu. Mereka berharap praktik-praktik culas seperti itu harus diakhiri, tutur ketua Komisi III DPR itu.

Bamsoet menegaskan, penggunaan cara-cara yang tak fair untuk menghadang pesaing di bursa ketua umum Golkar itu harus dilawan. Sebab, penggunaan cara-cara yang tak demokratis akan membuat Golkar terus terbenam dalam konflik internal.

”Bertarunglah habis-habisan di munas yang demokratis. Jangan cengeng dan memakai cara-cara kotor menjegal sesama kader. Kita butuh pemimpin yg demokratis dan kuat, bukan pemimpin ayam sayur yg cengeng dan sontoloyo,” tegas wakil ketua umum SOKSI itu.

[ren]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge