0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir di Sukodono, BPBD Antisipasi Banjir Susulan

Banjir di Kecamatan Sukodono (timlo.net/agung widodo)

Sragen — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen melakukan langkah antisipasi banjir susulan di Kecamatan Sukodono, Sragen. Pasalnya Sejak Jumat sore hingga Sabtu (5-6/2) kawasan tersebut, tepatnya Desa Baleharjo dilanda banjir akibat tanggul anak Sungai Depok jebol.

”Hingga saat ini kami masih siaga, mengingat cuaca memang masih ekstrim,” kata Kepala BPBD Sragen Heru, Wahyudi, Minggu (7/2).

Heru menjelaskan, banjir itu mengakibatkan puluhan hektar tanaman dan beberapa rumah warga terendam air bercampur lumpur. Namun demikian tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

”Aliran airnya memang cukup besar sehingga kapasitas sungai tidak mampu menampung volume air,” jelasnya.

Menurut keterangan warga di Desa Karanganom, akibat dari kejadian itu, puluhan hektar tanaman padi dan jagung yang baru berumur dua setengah bulan terancam mati sebelum bisa dipanen. Para petani terpaksa memanen lebih awal. Mereka khawatirkan tanaman jagungnya mati membusuk.

Untuk mengatasi kemungkinan terburuk, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Pertanian. Menurutnya pengalaman banjir terparah yakni pada 2007 lalu saat 12 kecamatan di Sragen terendam banjir.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge