0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tak Hanya Burung, Ikan Lele dan Belut Juga Menjadi Buruan

timlo.net/achmad khalik
Persediaan Bibit lele menjelang Imlek (timlo.net/achmad khalik)

Solo – Selain memburu Burung Pipit untuk kebutuhan ritual menjelang perayaan Tahun Baru Imlek, Etnis Tionghoa di Kota Solo juga memburu belut dan ikan lele. Nantinya, kedua binatang air ini akan menjadi pelengkap dalam ritual malam tahun baru Imlek sebelum akhirnya kembali dilepas ke alam bebas.

“Kalau menjelang Imlek seperti ini, yang dicari belut dan ikan lele,” terang salah seorang pedagang di Pasar Ikan Depok, Banjarsari, Solo, Herna (45), Minggu (7/2).

Tradisi itu, kata Herna, kerap dilakukan setiap tahun. Dirinya mengaku seringkali kebanjiran pesanan untuk memenuhi ikan lele dan belut. Rata-rata dalam tiap beli transaksi, mereka langsung membelinya secara partai besar mencapai ratusan hingga ribuan belut maupun ikan lele. Mereka percaya bahwa kedua makhluk yang dilepas tersebut akan membawa berkah tersendiri bagi kelancaran rejeki di tahun baru.

Sementara, Ketua Klenteng Tien Kok Sie, Henry Susanto mengaku memang setiap perayaan Imlek etnis Tionghoa di Kota Solo kerapkali melakukan ritual dengan melepaskan sejumlah binatang hidup kealam bebas. Tak sedikit dari mereka memilih burung maupun ikan untuk dilepaskan. Dalam kepercayaan yang tumbuh berkembang dikalangan mereka (warga Tionghoa) dengan dilepaskan burung ke udara maka hidup mereka akan bebas seluas cakrawala. Sedangkan, binatang air yang dilepaskan memiliki makna menjadi sumber kehidupan.

“Udara merupakan simbol kebebasan dan air merupakan sumber kehidupan. Itu sebabnya mereka masyarakat Tionghoa memilih dua binatang yang hidup dialam tersebut,” kata Henry kepada wartawan, baru-baru ini.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge