0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Integrasi Terminal Tirtonadi dan Stasiun Balapan

Dewan Ragukan Efektifitas Pembangunan Sky Bridge

dok.timlo.net/tyo eka
Stasiun Balapan Solo (dok.timlo.net/tyo eka)

Solo – Efektifitas pembangunan jembatan layang (sky bridge) yang menghubungkan antara Terminal Tirtonadi dan Stasiun Balapan Solo diragukan kalangan legislatif. Selama ini, warga telah terbiasa menggunakan fasilitas umum ketimbang berjalan melewati jembatan yang direncanakan mencapai panjang sekitar 460 meter tersebut.

“Seharusnya melalui kajian yang mendalam, sebelum dilakukan pembangunan. Seberapa efektif, dampak pembangunan dan faktor yang lain,” kata Wakil Ketua DPRD Solo, Umar Hasyim baru-baru ini.

Politisi partai PAN ini khawatir jika proyek yang menelan dana hingga Rp. 21,5 miliar ini hanya menjadi ’jembatan megah’ semata tanpa memiliki fungsi sama sekali. Selama ini, warga lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadi dari Terminal Tirtonadi menuju Stasiun Balapan atau sebaliknya. Selain itu, panjang jembatan yang hampir setengah kilometer bisa membuat warga enggan memanfaatkan fasilitas. Hal ini merujuk rendahnya budaya jalan kaki warga.

“Kalau harus jalan kaki, sepertinya masyarakat lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi atau menggunakan transportasi lain,” terang Umar

Sementara, Wakil Ketua Komisi III, Sugeng Riyanto, menilai pembangunan sky bridge bertujuan baik yakni memudahkan akses terminal-stasiun. Namun, berdasarkan pengamatan selama ini biasanya masyarakat hanya gandrung dengan salah satu moda transportasi semata.

“Memang ada dua pilihan, antara jembatan layang dan kendaraan pribadi. Selama ini kami mengamati, masyarakat kerap menggunakan kendaraan pribadi, apakah dengan dibangunnya jembatan layang ini akan menjadikan masyarakat berpindah menggunakan jembatan tersebut?,” kata Sugeng.

Disisi lain, pihaknya mengapresiasi rencana pengadaan kendaraan khusus untuk memudahkan warga lanjut usia atau difabel melalui jembatan. Transportasi itu bakal dikonsep gratis untuk menarik warga. Meski demikian, Sugeng menilai masih perlu upaya lebih untuk menghidupkan jembatan tersebut.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge