0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Fakhri Subhana Haiti, Putra Kapolri Pilih Berkarir di Farmasi

Fakhri Subhana Haiti bersama sang ayah dan ibunda (merdeka.com)

Timlo.net – Putra Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Fakhri Subhana Haiti, baru saja lulus pascasarjana bidang farmasi di Universitas Indonesia (UI). Tidak memilih berkarir di kepolisian seperti sang ayah, apa alasan Fakhri terjun ke dunia farmasi?

Keputusan memilih farmasi berawal dari pengalamannya sedih melihat sang ibunda mengalami sakit sindrom Stevens Jhonson (SSJ). Penyakit itu semacam alergi terhadap obat. Dari situ, muncul keinginan Fakhri belajar mengenai farmasi.

“Jadi waktu saya masih kecil, ibu sakit. Akhirnya saya masuk dunia farmasi dengan harapan enggak ada lagi keluarga yang sakit,” kata Fakhri, Sabtu (6/2).

Pemilihan Fakhri memilih perguruan tinggi negeri (PTN) bukan tanpa halangan berat. Pihak keluarga diakui kerap mendorong untuk melanjutkan sekolah di Akademi Kepolisian (Akpol).

Melalui diskusi panjang, akhirnya terbentuk satu perjanjian dengan sang ibu.

“Jadi dulu buat perjanjian sama ibu, kalau PTN enggak lulus baru pilihan keduanya Akpol,” ujarnya.

Cita-cita kecilnya akhirnya terwujud. Fakhri lulus PTN dan mengambil jurusan farmasi. Pilihan menjadi Akpol sementara ini dia kubur dalam-dalam.

Kini dia telah lulus program pascasarjana farmasi. Untuk sementara, Fakhri menegaskan kalau dirinya akan berkerja terlebih dulu.

“Saya nanti mau kerja dulu,” terangnya.

Pilihan anaknya masuk farmasi dibanding polisi tampaknya bisa dimengerti Badrodin Haiti. Dia bahkan bangga putranya mampu lulus program pascasarjana.

Badrodin juga menyerahkan kepada anaknya terkait masa depan bakal dipilih.

“Selanjutnya pilihan kepada anak saya apakah dia mau melanjutkan studinya atau kerja tempat lain dia yang menentukan. Kalau benar-benar ingin kerja ya silakan,” kata Badrodin.

[ang]

Sumber: merdeka.com

Editor : Dhefi Nugroho

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge