0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Puncak Solo Imlek Festival Meriah

foto: Daryono
Ketua panitia imlek bersama, Sumartono Hadinoto dan Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Rahmat Sutomo menerbangkan lampion terbang (foto: Daryono)

Solo – Ratusan lampion membumbung ke angkasa menandai penutupan Solo Imlek Festival di Benteng Vastenburg, Sabtu (6/2) malam. Penutupan festival menyambut tahun baru Imlek 2567 itu dipadati ribuan pengunjung.

Pantuan Timlo.net, pengunjung tidak hanya memadati Benteng Vastenburg tetapi juga meluber hingga ke kawasan Jl Jenderal Sudirman. Sejak pukul 20.00 WIB, pengunjung yang membeli lampion terbang seharga Rp 20.000 mulai menerbangkan lampion. Sementara pengunjung lainnya menikmati sajian barongsai, musik dan taekwondo dari panggung utama.

Pukul 21.30 WIB, Solo Imlek Festival pun ditutup resmi dengan penyalaan lampion terbang oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Solo, Rahmat Sutomo, Ketua Panitia Imlek Bersama Sumartono Hadinoto dan Ketua Panitia Solo Imlek Festival Tanu Kismanto.

“Ini sesuai dengan harapan kita, acara berjalan lancar. Pada puncaknya kita melepas 1.000 lampion terbang. Kita berdoa agar tahun depan, tahun monyet api, semua mendapat berkah, khususnya masyarakat Solo,” kata Tanu usai acara.

Tanu melanjutkan, jumlah pengunjung yang datang pada Sabtu malam sesuai dengan target panitia yakni mencapai 10.000 orang. Tanu mengakui, jumlah pengunjung di hari hari sebelumnya sedikit menurun lantaran hujan.

Salah seorang pengunjung yang menerbangkan lampion terbang, Dinar Rizkya Putri (26) mengaku sengaja menerbangkan lampion terbang disertai doa dan harapan. Bersama dua temannya yakni Ayu dan Iska, Dinar menuliskan harapan seperti segera mendapat partner hidup, menjadi PNS dan menyelesaikan studi S2.

“Selain menyemarakkan, ini juga bentuk doa. Doa kan bermacam cara,” ujar perempuan asal Karanganyar ini.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge