0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Warga Daleman Waspada Banjir

foto: Nanang
Permukaan sungai Bengawan Solo (foto: Nanang)

Karanganyar –  Hujan yang mengguyur Karanganyar dan sekitarnya sejak  Jumat (5/2) siang hingga Sabtu (6/2) pagi, menyebabkan permukaan Bengawan Solo meninggi.

Di wilayah Karanganyar, meningginya permukaan sungai terpanjang di Pulau Jawa tersebut membuat warga Dukuh Daleman di Dusun Banaran, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten waspada.

Kampung yang ditinggali ratusan jiwa tersebut merupakan kawasan langganan banjir, jika Bengawan Solo meluap. Sebab lokasinya hanya berjarak sekitar 5 meter dari pinggir sungai.

“Mulai pukul 20.00 WIB pada Jumat malam, warga sudah mulai waspada dengan ketinggian air Bengawan Solo,” kata Kepala Dusun Banaran Guntoro, saat dihubungi, Sabtu (6/2).

Guntoro menambahkan ketinggian air terus bertambah, Sampai pukul 03.00 dinihari, ketinggian air sudah mencapai jembatan didekat masjid setempat. Sekitar pukul 06.00 WIB ketinggian air mencapai teras masjid sehingga warga harus menyebarangi genangan air jika akan masuk kep perkampungan.

“Setelah jam 06.00 WIB, selama 1 jam air stabil dan tidak bertambah,” jelasnya.

Slamet salah satu warga mengatakan. saat air Bengawan Solo meninggi, penduduk sudah siaga. Barang-barang berharga, disingkirkan ke tempat yang aman agar tidak rusak, jika air meluap dan menggenangi rumah. Secara bergiliran, warga juga melakukan ronda dan memantau perkembangan situasi permukaan sungai.

“Kalau warga sini sudah waspada. Kalau hujan turun dengan durasi lama, sudah siap-siap semua, mengantisipasi jika banjir terjadi. Soalnya sudah langganan banjir. Tapi yang semalam, untungnya masih aman,” imbuhnya.

Editor : Dhefi Nugroho

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge