0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Rekaman CCTV Jessica Harus Dibuka ke Publik

dok.merdeka.com
Jessica Kumala Wongso (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Pihak penyidik kepolisian Polda Metro Jaya mengklaim telah mengumpulkan bukti-bukti atas kematian Wayan Mirna Salihin yang tewas usai minum Es Kopi Vietnam di Grand Indonesia, Jakarta Pusat, salah satunya Closed circuit Television (CCTV). Atas hal ini Komnas HAM mendesak kepolisian untuk membuka kepada publik.

“Saya mau tanya yang boleh menyaksikan CCTV hanya orang tertentu apa bagaimana? Apa iya kita nggak boleh melihat, sedangkan ayahnya Mirna (Darmawan Salihin) bisa melihat?” ujar salah satu Komisioner Komnas HAM Siane Indriani, Jumat (5/2).

Kata Siane, dirinya meminta hal tersebut usai melihat Darmawan tampil di salah satu stasiun tv swasta. Hal yang meyakinkan lagi bahwa Darmawan sudah melihat, lanjutnya, Darmawan memperagakannya dalam tayangan tersebut.

“Silakan dibuka ke publik, sudah terlanjur sejak awal dilempar publik, orang di ILC saja dia bicara kok sampai-sampai diperagakan. Saya heran media nggak terlalu cerdas melihat kasus ini, siapa Darmawan? Kasihan Pak polisi juga, saya mengharapkan media jangan membuat polisi terjebak stigma,” tambahnya.

Sebelumnya, pihak Komisi Kepolisian Nasional (kompolnas) Edi Hasibuan menyayangkan atas apa yang telah dilakukan oleh ayah Mirna, Darmawan Salihin dalam keterangannya di salah satu tv swasta. Keterangan Darmawan dikhawatirkan akan mengarahkan publik dan juga menyulitkan penyidikan kepolisian.

“Kalau kita lihat, hingga saat ini perkembangan kasusnya masih ramai, ditambah Pak Darmawan Salihin, orangtua Mirna, yang terus memberikan pernyataan, walaupun kita tahu rekamannya diulang-ulang,” ujarnya Jumat (5/2).

[hhw]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge