0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Mebel Serap Tenaga Kerja Terbanyak

dok.timlo.net/daryono
Pekerja melakukan proses finishing mebel (dok.timlo.net/daryono)

Klaten — Klaster industri mebel menempati peringkat teratas produk unggulan daerah yang mampu menyerap tenaga kerja paling banyak di Kabupaten Klaten. Hal itu berdasarkan data Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Klaten pada 2014 lalu.

“Dari 2.012 unit usaha, klaster mebel mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 7.689 orang,” kata Kabid Perencanaan Ekonomi Bappeda Klaten Wahyu Haryadi, Jumat (5/1).

Dijelaskan, klaster industri mebel tersebar di beberapa kecamatan seperti Cawas, Trucuk, Juwiring, dan Jatinom. Pembuatannya meliputi beberapa proses sehingga dibutuhkan banyak tenaga kerja, mulai dari pengeringan kayu, proses produksi, hingga finishing.

“Dari ribuan pengrajin mebel juga sudah ada 156 yang memiliki Sistem Verifikasi dan Legalitas Kayu (SVLK). Nah kami dorong agar sumber daya manusia (SDM) yang ada ditingkatkan untuk mendukung kualitas produk agar bisa bersaing dengan produk luar,” jelasnya.

Mebel menjadi salah satu produk unggulan daerah Klaten bersama enam klasetr lainnya yakni, batik, lurik, logam, konveksi, kerajinan keramik, dan tembakau. Selain mebel, unit usaha yang banyak menyerap tenaga kerja adalah makanan olahan (6.766 orang), kerajinan keramik (5.644 orang), handicraft (2.473 orang), konveksi (1.844 orang).

“Penyerapan tenaga kerja menjadi salah satu kriteria untuk menetapkan produk unggulan daerah. Dari total 11.389 unit usaha, tujuh produk unggulan Klaten yang telah ditetapkan mampu menyerap 30.246 tenaga kerja,” imbuh Wahyu.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge