0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Satya Wacana Gagal Atasi Stadium Happy

timlo.net/aryo yusri atmaja
IGN Teguh Negara selalu bermain konsisten selama seri II Malang, Mencetak double -doubel 16 poin dan 10 rebound (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Ambisi Satya Wacana Salatiga (SWS) untuk bangkit, gagal diraih. Respati Ragil Pamungkas kalah dari Stadium Happy 8 Jakarta 54-73 dalam partai kelima seri II di GOR Bima Sakti Malang, Jumat (5/2).

Stadium turun dengan kekuatan Anton Sujarwo, Giulio Putra Sianturi, IGN Teguh Putra Negara, Raymond Shariputra dan kapten tim, Jeremiah Eliza Ranti. Sementara SWS memainkan Rionny Rahangmetan, Musthofa Ramadhan, Budi Sucipto, Firman Nugroho dan Respati Ragil Pamungkas (kapten tim).

Stadium langsung memimpin 21-12 di kuarter ini. Keunggulan STD atas SWS tidak lepas dari hasil ima kali tembakan tiga angka yang di buat oleh Teguh dan Raymond Shariputra yang masing-masing melakukan dua kali dan satu kali usaha yang dilakukan oleh Anton Sujarwo.

Memasuki kuarter kedua, pemain asuhan Efri Meldi terus berusaha untuk memperkecil ketertinggalannya. Kali ini Respati Ragil kembali berusaha keras untuk terus menggedor paint area STD. Meski beberapa kali tembakannya luput dari sasaran ring, namun pada akhirnya ia mampu kembali mencetak delapan poin, sayangnya tetap saja STD unggul 32-24.

Performa apik yang di tampilkan power foward STD bernomor punggung 16, I Gusti Ngurah Teguh, menjadi salah senjata utama Stadium untuk meredam Satya Wacana Salatiga dipertandingan hari ini. Pemain asal Pulau Dewata ini tampil ciamik.

Dua kali three poin di kuarter ketiga dan tambahan empat poin yang dibuatnya di kuarter ke empat, mengiringi catatan double-double yang di buatnya (16 poin 10 rebound), sekaligus membawa STD menyudahi perlawanan SWS, 73-54.

Pelatih SWS, Efri Meldi usai kekalahan ini berjanji untuk kembali membuat SWS bangkit. Tim kuat Pacific Caesar Surabaya pun siap menjadi pelampiasan bagai SWS pada laga berikutnya, agar peluang melaju ke championship series terbuka lebar.

“Anak-anak mengalami penurunan sejak kemarin. Dari awal saya sudah katakan untuk langsung ambil di kuarter pertama jika menghadapi mereka, namun kami banyak melakukan kesalahan sendiri dan bukan menjadi hari bagi kami. Menghadapi Pacific besok, tidak ada kata lain, kami harus menang,” terangnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge