0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Disertasi Dosen IAIN Surakarta Masuk 10 Besar

Rektor IAIN Surakarta, Dr Mudofir (dok.timlo.net/tyo eka)

Sukoharjo — Disertasi dengan judul “Palu Arit Dalam Bulan Sabit, Gerakan Komunisme Islam Surakarta 1914-1942”, karya Dr Syamsul Bakri, dosen IAIN Surakarta, telah terpilih 10 besar Antologi S3 UIN Sunan Kalijaga periode 2013-2015.

Rektor IAIN Surakarta, Dr Mudofir pun mengucapkan selamat. “Semoga dosen-dosen yang lain memperoleh prestasi yang sama atau lebih dimasa datang,” ujar Mudofir saat ditemui di ruang kerjanya, Kampus IAIN Surakarta, Kartasura, Sukoharjo, Jumat (5/2).

Penelitian tersebut, menurut Mudofir merupakan hasil riset sejarah yang bertujuan untuk merekonstruksikan peristiwa muncul dan berkembangnya gerakan komunisme Islam di Surakarta pada tahun 1914-1942 M. Fenomena lahirnya gerakan komunisme Islam merupakan fenomena sejarah yang unik, karena Islam dan komunisme sering ditempatkan pada titik yang berseberangan.

Syamsul menyelesaikan riset ini dalam kurun waktu 18 bulan. Dia terjun langsung ke pusat arsip nasional, perpustakaan nasional, perpustakaan Keraton Kasunanan, Mangkunegaran, Pakualaman, Monumen Pers, perpustakaan Masjid Agung dan beberapa tempat lain yang relevan untuk mendapatkan data. Sedangkan data utama adalah koran tahun 1914-1927.

Penelitian ini telah menyumbangkan kontribusi keilmuan dalam disiplin Sejarah dan Kebudayaan Islam, terutama dalam paparan dan rekonstruksi penggalan sejarah tentang munculnya komunisme Islam, sebuah gerakan sosial politik bernuansa keagamaan di Surakarta pada era pergerakan. Penelitian ini juga memberikan kontribusi dalam pengembangan disiplin pemikiran Islam, sejarah dan kebudayaan Islam di Indonesia, yakni temuan adanya varian interpretasi Islam dalam perspektif komunisme.

Disertasi yang telah dibukukan dan diterbitkan oleh LKiS, sudah banyak dibedah dengan judul Gerakan Komunisme Islam Surakarta 1914-1942.  Diantaranya dibedah oleh beberapa PTAIN, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Organisasi Masyarakat (Ormas). Mereka tertarik untuk membedah buku ini karena terkait dengan fakta yang unik.  Buku dengan kata pengantar dari Abdurrahman Wahid tersebut telah menemukan fakta historis bahwa dalam penggalan sejarah pergerakan di Indonesia, terdapat komunitas masyarakat yang melakukan aktualisasi ajaran Islam dalam gerakan komunisme.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge