0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sidang Bripda Taufik Cs, Tuntutan Jaksa Sesuai Peran Terdakwa

timlo.net/nanin
Bripda Taufik, anggota Polres Wonogiri dan lima terdakwa dituntut berbeda atas kasus penganiayaan anak di bawah umur di Pengadilan Negeri Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali – Sidang terhadap Bripda Taufik Cs kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Boyolali, Kamis (4/2). Agenda siang itu adalah mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sidang yang dipimpin Ketua Majelis Hakim, Ida Ratnawati hanya mendengarkan tutuntan kasus penganiayaan di bawah umur. Sedangkan kasus pembunuhan ditunda lantaran JPU belum siap.

”Terdakwa Agus Renaldy dan Taufik Ismail dituntut pidana penjara selama dua tahun serta denda senilai Rp 60 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata JPU, Saptanti Lastari, dalam tuntutannya.

Sementara, Muhammad Mudhakir yang juga kakak Taufik Ismail dituntut pidana penjara 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 60 juta subsider 3 bulan kurungan. Adik Nur Cahyadi dan Samsul Bahri dituntut pidana penjara 1 tahun dan denda Rp 60 juta subsider 3 bulan kurungan.

“Tindakan mereka telah menyebabkan korban mengalami trauma, kelimanya dinyatakan bersalah melanggar Pasal 80 ayat 1 UU No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak,” lanjutnya.

Sementara selama dalam persidangan, kelima terdakwa hanya tertunduk selama JPU membacakan tuntutannya. Agus Renaldy terlihat menangis saat JPU membacakan tuntutan hukuman baginya adalah paling berat.

“Kita akan sampaikan pledoi keberatan dalam sidang besok,” ujar Penasehat Hukum kelima terdakwa, Alif Arifin, usai persidangan.

Seperti diketahui, Bripda Taufik, anggota Polres Wonogiri, bersama empat rekannya menganiaya Edi Susanto (18) warga Blagung, Simo, hingga tewas. Selain itu, mereka juga menganiaya Syaiful Anwar (15). Sidang tuntutan ini sempat ditunda beberapa kali.

Duduk dikursi pesakitan , Agus Renaldy, Muhammad Mudhakir, Bripda Taufik Ismail, Adik Nur Cahyadi, dan Samsul Bahri. JPU menuntut kelimanya dengan hukuman berbeda sesuai dengan peran masing-masing.

Kasus penganiayaan terhadap Edi Susanto dan Syaiful Anwar terjadi pada 11 September 2015 lalu di Dukuh Glagah Ombo, Blumbang, Klego, atau seputaran Waduk Bade. Keduanya dituduh telah mencuri televisi dan uang milik orang tua Bripda Taufik Ismail.

Editor : Ari Kristyono

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge