0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jembatan Selo II Terancam Ambrol, Ini Penyebabnya

Jembatan Selo II retak akibat sering dilalui truk pasir bermuatan melebihi tonase (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Kondisi Jembatan Selo II atau Kinahan, Desa Selo, Kecamatan Selo, Boyolali kian mengkhawatirkan. Pasalnya, badan jembatan mengalami keretakan dan merekah. Bila dibiarkan, dikhawatirkan jembatan akan ambrol.

“Itu merekah, panjang dan lebarnya seperti telapak tangan,penyebabnya ya truk-truk pasir yang melebihi muatan itu,” kata Joko Purwanto, warga Selo, Kamis (4/2).

Dijelaskan, dulu sebelum dilalui truk-truk pasir yang jumlahnya mencapai ribuan tiap hari, rekahan yang sekarang masih berbentuk garis. Namun, seiring dengan maraknya truk pasir yang melintasi jembatan tersebut, garis tersebut berubah menjadi rekahan.

“Rekahannya semakin melebar, bisa growong nanti jembatannya,” tambahnya.

Terpisah, Camat Selo, Wurlaksono mengaku dirinya sudah banyak menerima keluhan warga terkait persoalan truk pasir yang melintas di jalur SSB (Solo-Selo-Boyolali). Hanya saja pihaknya tidak memiliki kewenangan lebih selain melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Nanti saya akan Curhat ke DPRD, biar segera dilakukan penangganan lebih lanjut,” ujar Camat Selo.

Diakui, keberadaan truk pasir di jalur SSB sudah cukup lama dikeluhkan masyarakat. Selain dituding sebagai penyebab kerusakan jalan, keberadaan truk pasir yang sekali melintas berderet antara 4-6 truk, sangat merepotkan pengendara yang lain. Kondisi ini mengakibatkan kemacetan di sepanjang jalan SSB.

“Waduh repot kalau jalannya di belakang truk pasir yang beriringan, apalagi mereka pilih jalan yang bagus,kita yang kena dampaknya,” ujar Lukito, salah satu pengguna jalan.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge