0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

PTN Wajib Tetapkan Kuota 20 % Mahasiswa Miskin

Menristek Dikti, Muhammad Nasir (dok.timlo.net/gg)

Solo — Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Muhammad Nasir mengingatkan PTN wajib menetapkan kuota 20 persen mahasiswa miskin dari total mahasiswa yang diterima pada tahun akademik 2016/2017.

“Selain itu, mewajibkan perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia untuk memberikan uang kuliah tunggal (UKT) murah kepada 10 persen mahasiswa yang diterima,” jelas Nashir saat menyampaikan keterangan kepada wartawan seusai membuka acara Rapat Koordinasi Pengawas Inspektorat Jenderal Kemenristekdikti, di Solo, Kamis (4/2).

Kuota 20 persen itu, menurut Nashir,  nantinya akan dibiayai penuh oleh negara melalui Beasiswa Bidikmisi. Sedang kuota 10 persen UKT murah diberikan kepada mahasiswa kategori miskin tetapi belum terkaver dalam, Beasiswa Bidikmisi.

Dalam keterangannya, UKT murah yakni besarnya maksimal Rp 1 juta persemester. Besaran UKT murah ditentukan sendiri oleh masing-masing PTN, namun maksimal adalah Rp 1 juta/semester. Bisa Rp 500.000 /semester misalnya.

Seiring berlakunya kuota tersebut, kata Nashir, para Rektor PTN wajib mengawasi. Jatah tersebut jangan sampai dimasuki kalangan mampu. Jika sampai ada yang ketahuan memalsukan data miskin, pimpinan PTN harus bersikap tegas.

”Bersangkutan harus ditarik beasiswanya dan bisa diizinkan kuliah sebagai mahasiswa reguler,” tegasnya

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge