0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bolos, Disanksi Nyanyi ‘Padamu Negeri’, Tak Ada Yang Hafal

Pelajar bolos sekolah di Palembang (merdeka.com)

Timlo.net — Sebanyak 43 pelajar SMP dan SMA di kota Palembang ketahuan membolos sekolah. Mereka kemudian tering razia Sabhara Polresta Palembang saat nongkrong di pinggir jalan dan warnet, Rabu (3/2). Oleh petugas, mereka diberi sanksi menyanyikan lagu ‘Padamu Negeri.’ Namun tak ada satupun yang hafal lagu itu.

Setelah didata, para orangtua dan guru mereka dipanggil untuk diberikan pengarahan pentingnya pengawasan terhadap anak didiknya. Kemudian, mereka dipulangkan dengan membuat surat pernyataan.

Wahyu (15) salah satu pelajar SMA swasta mengaku bolos karena terlambat masuk dan pagar sekolah sudah terkunci. Takut mendapat hukuman dari gurunya, dia memilih bolos dan main ke warnet sambil menunggu teman-teman sekolah pulang.

“Kalau sudah jam pulang sekolah baru mau ke rumah. Jadi, main ke warnet saja, takut kena marah kalau ke rumah,” ungkap Wahyu.

Dia mengaku tidak hafal lagu yang diberikan sebagai sanksi dari petugas. Menurut dia, meski lagu itu sering didengarkan namun tak dibebankan untuk dihafal di sekolah.

“Guru tidak menyuruh hafalkan lagu itu, jadi tidak bisa. Saya tidak hafal, kalau dengar sering,” akunya.

Kasat Sabhara Polresta Palembang Kompol Syafri mengatakan, penangkapan 43 pelajar tersebut berdasarkan laporan warga. Ternyata benar, banyak pelajar yang berkeliaran di luar sekolah menggunakan seragam saat jam belajar.

“Para guru dan orangtua kita panggil biar tahu kelakuan mereka. Sementara satu pelajar yang membawa pisau diproses di Satreskrim,” tukasnya.

[dan]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge