0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Tren Kemenangan Satya Wacana Terhenti di Tangan CLS Knights

Bintang kemenangan CLS Knigths. Kaleb Remot (membawa bola) (timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Rentetan kemenangan beruntun klub basket andalan Jateng, Satya Wacana Salatiga (SWS) dihentikan CLS Knight Surabaya dalam lanjutan serie II Indonesian Basketball League (IBL) 2016. Bermain di GOR Bima Sakti Malang, Rabu (3/2), SWS menyerah 74-91 dari CLS.

Satya Wacana awalnya menunjukkan permainan yang meyakinkan pada kuarter pertama. Mengandalkan variasi tembakan yang sangat baik, membuat Satya Wacana unggul jauh 23-12. Musthofa Ramadhan tampil luar biasa di kuarter ini, dengan torehan 15 points, termasuk tiga kali tembakan tiga angka.

Namun, pada sisa waktu tiga menit kuarter pertama berakhir, para pemain Satya Wacana mulai lengah. CLS pun mampu memanfaatkan untuk menipiskan ketinggalan menjadi 25-26 pada akhir kuarter pertama.

Permainan Satya Wacana mulai menurun, serta banyak melakukan turnover pada kuarter kedua. Pada kuarter ini, giliran pemain CLS, Kaleb Ramot, yang tampil mengesankan. Kaleb, yang juga sempat memperkuat Satya Wacana pada awal karier, mampu mencetak 12 poin, sekaligus tiga tembakan tiga angka. CLS berbalik unggul jauh 52-40.

Anak-anak Salatiga mencoba bangkit pada kuarter ketiga, hingga berhasil memangkas margin ketinggalan menjadi lima point. Namun, karena kerap terburu-buru melakukan serangan, momentum untuk comeback pun gagal tercapai. CLS berhasil menjaga keunggulan 66-59 pada penghujung kuarter ketiga.

CLS, yang tampil minus Jamarr Johnson dan Rachmad Febri Utomo, berhasil menjaga performa gemilangnya hingga kuarter keempat. Sebanyak 25 points berhasil mereka cetak di kuarter ini, sedangkan Satya hanya mampu meraup sebanyak 15 points. CLS akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 91-74.

Kaleb Ramot Gemilang menjadi bintang kemenangan CLS, dengan raihan double-double (22 points dan 10 rebounds). Performa apikKaleb pun turut didukung oleh tiga rekannya, yang mencetak double-digit-point., yaitu Bima Riski (12 point), Okky Arista (10 point), serta Ngurah Wisnu (10 point). Sementara, di kubu Satya Wacana, Musthofa Ramadhan tampil sebagai pemain paling produktif, dengan torehan 19 points.

Pelatih Satya Wacana, Efri Meldi menyebut anak asuhnya kurang konsentrasi dalam menyerang maupun bertahan. Laga berikutnya melawan Stadium Happy, Jumat (5/2) SWS wajib meraih kemenangan demi memelihara persaingan.

“Seharusnya, kami bisa mengambil game ini. Anak-anak kurang fokus pada sisi defense, sehingga sangat mudah kecolongan poin. Kami harus mengambil kemenangan pada game selanjutnya,” terang Efri usai laga.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge