0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Banjir, Sejumlah SD di Klaten Terendam

SDN 2 Plosowangi, Kecamatan Cawas, Klaten terendam banjir (dok.timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten masih melakukan pendataan terkait dampak hujan yang mengguyur Klaten, Selasa (2/2) kemarin.

“Kami sedang dan terus melakukan assement dampak meluapnya Sungai Dengkeng dan anak Sungai Dengkeng. Nanti akan kami sampaikan secara berkala,” kata Operator Pusdalops BPBD Klaten, Arif Fuad Hidayah, mewakili Plt Kepala Pelaksana BPBD Klaten Bambang Sujarwa, Rabu (3/2).

Pihaknya fokus menangani dampak banjir yang menyangkut fasilitas publik, seperti jalan, talud, dan bangunan sekolah. Dikabarkan, beberapa Sekolah Dasar (SD) di Kecamatn Trucuk dan Cawas terpaksa menghentikan kegiatan belajar mengajar.

“Kejadian menonjol terjadi longsoran dengan panjang kurang lebih 20 m di Kali Cincim, Desa Ngrundul, Kecamatan Kebonarum. Sedangkan di sebelah timur Ngrundul ada talud jalan ambrol setinggi 2 meter tersapu derasnya luapan sungai tersebut. Akibatnya jalan sudah retak sehingga ditutup untuk keamanan pengguna jalan,” ujar Arif.

Sedagkan data BPBD Klaten pada pukul 23.00 WIB, Selasa (2/2) kemarin, pemukiman di wilayah Kota terendam banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Ngentak.

“Di wilayah Kota, tepatnya di Dukuh Ngentak, RT 02, 03, 04, 05 RW 02, Kelurahan Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah tergenang setinggi 60 cm. Selain itu, genangan air juga melanda Jalan Kopral Sayom setinggi satu meter,” imbuhnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge