0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Taman Bermain Anak Beralih Fungsi, Ahok Mencak-Mencak

dok.merdeka.com
Gubernur DKI Jakarta, Ahok (dok.merdeka.com)

Timlo.net — Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) naik pitam melihat Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) tidak terawat dengan baik. Bahkan, ada RPTRA yang diketahui digunakan warga untuk cuci mobil.

“Terus mereka ributin soal charger handphone mah enggak masalah, cuci mobil yang kurang ajar. Ada yang cuci mobil,” kata Ahok sapaan akrab Basuki di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (2/2).

Selain ada warga menggunakan RPTRA untuk mencuci mobilnya, Ahok juga membeberkan masalah lain yang kerap ditemukan adalah banyaknya warga yang mencabut tanaman sampai mengambil pasir yang terdapat di RPTRA.

“Kamu bisa saja kan nyabut itu nyabut ini. Begitu ada pasir bagus kamu ambil, tanaman bagus kamu juga ambil pasti terjadi,” jelasnya.

Menurutnya, lurah menjadi orang yang bertanggung jawab atas tidak terawat dan penggunaan RPTRA yang tidak sesuai fungsinya itu. Dia pun mengatakan, masih banyak lurah yang belum mengerti fungsi dan tujuan dibangunnya RPTRA di lingkungan mereka masing-masing.

“Ya si lurahnya dong, kan ini RPTRA dibangun ini bukan taman sebenarnya, ini adalah tempat orang dari yang masih di janin ibunya sampai tua bersilaturahim,” terang mantan politisi Gerindra ini.

Melihat kondisi ini, Ahok pun kembali memberikan penjelasan bahwa para lurah diminta untuk menjadi orang tua di wilayahnya masing-masing. Sehingga, mereka harus peka terhadap permasalahan yang ada di lingkungannya, termasuk perawatan RPTRA.

“Tapi itu tugas kita orangtua untuk bimbing. Nah kita ada lurah, nah ini cuma fokus balas qlue saja kasih gambar, nah kita tambah jobnya, gajinya besar kok. Masa ada lurah tiap hari saya pelototin. Terus apa gunanya lurah?,” tegas Ahok.

Terpisah, Kepala BPMPKB DKI Jakarta, Dien Emmawati mengatakan, RPTRA yang disoroti Ahok karena digunakan untuk cuci mobil adalah RPTRA Kenanga di Cideng, Jakarta Pusat.

“Kami kan rutin mengecek. Jadi ada beberapa RPTRA yang tidak terawat, ada juga yang pagar dirusak. Tapi ada juga yang bagus,” jelas Dien saat dikonfirmasi.

[rnd]

Sumber : merdeka.com

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge