0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

DB Mengganas di Wonogiri, DKK Dinilai Kurang Tanggap

Timlo.net - Nanin
Fogging unyuk pemberantasan DBD (Timlo.net - Nanin)

Wonogiri — Maraknya kasus demam berdarah (DB) di Wonogiri belakangan ini membuat warga was-was. Di sisi lain, sebagian warga menilai dinas terkait kurang tanggap atas kasus yang terjadi di tengah masyarakat.

“Kasus DB sejak dua pekan ini menyerang di Kelurahan Wonokarto, Kecamatan Wonogiri, tepatnya di sekitar Jalan Arjuna. Sedikitnya ada tujuh warga yang terserang, termasuk anak saya masih Balita,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Selasa (2/2).

Menurutnya, ketujuh warga sempat merasakan perawatan di rumah sakit. Kesemuanya sudah diperbolehkan pulang. Hanya saja dia menyayangkan sikap Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, yang dianggapnya tidak tanggap dengan terkesan melakukan pembiaran atas kasus tersebut. Bahkan Wonokarto merupakan daerah percontohan penanggulangan DB.

“Padahal wilayah Wonokarto itu sangat dekat dengan kantor DKK, mestinya cepat tahu dan cepat mendapat penanganan, apalagi sudah sampai dirawat di rumah sakit. Tapi kenapa sampai sekarang tidak ada langkah apapun. Fogging juga tidak dilakukan, saat dicek di rumah saya ditemukan jentik nyamuk,” katanya.

Kepala Bidang Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (Kabid P2PL) DKK Wonogiri, Suprio Heryanto membenarkan, Wonokarto dan sebagian Kecamatan Baturetno belum lama ini mendapat serangan DB. Penyakit tersebut juga terjadi pada warga Kecamatan Manyaran.

“Sejak awal tahun sampai saat ini tercatat ada 20 kasus DB, yang meninggal ada dua warga,” jelasnya.

Menanggapi kritikan warga, Suprio membantah. Iia pun berdalih telah melakukan sejumlah antisipasi. Di antaranya dengan penggalakan pemberantasan sarang nyamuk, selain fogging.

“Untuk Wonokarto akan dilakukan fogging besok, wilayah lain menyusul,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge