0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Koleksi Museum Hamong Wardoyo Jangan Asal-Asalan

Petugas mulai memasang foto mantan Bupati Boyolali periode pertama hingga sekarang di Museum R Hamong Wardoyo (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Koleksi di Museum R Hamong Wardoyo, diharapkan benar-benar diseleksi dan disesuaikan dengan konsep museum. Mestinya, saat ini museum yang menjadi salah satu icon Boyolali sudah terisi menyusul selesainya proses pembangunan. Namun hingga kini, museum masih kosong dan belum terisi benda-benda purbakala.

“Harusnya sudah diisi, jadi tidak perlu menunggu lama untuk inventarisasinya,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Boyolali, Agus Ali Rosidi, Selasa (2/2).

Ditegaskan, koleksi Museum R Hamong Wardoyo harus diisi benda-benda purbakala yang memiliki nilai sejarah. Hal itu harus berkaitan dengan filosofi dan sejarah yang berkaitan dengan peradaban Boyolali dulu hingga sekarang.

“Semoga koleksinya tidak asal comot, benar-benar diseleksi dengan matang,” tambahnya.

Pihaknya berharap agar museum bisa segera dibuka untuk umum. Selain menjadi salah satu destinasi wisata sejarah, keberadaan museum diharapkan bisa memberikan pendapatan daerah melalui retribusi.

“Pengelolaanya harus jelas, apakah free atau ada restribusinya,” imbuhnya.

Sementara itu, sejumlah pekerja mulai memasang foto mantan Bupati Boyolali sejak periode pertama hingga saat ini. Pemasangan foto mantan bupati ditempatkan di dinding tangga menuju ke lantai dua museum.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge