0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemkab Boyolali Talangi Dana Logistik untuk Eks Gafatar

dok.timlo.net/nanin
Eks anggota Gafatar ditampung di Asrama Haji Donohudan (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali — Pemkab Boyolali melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) menalangi dana logistik untuk semua warga Gafatar yang saat ini ditampung di Asrama Haji Donohudan. Dana talangan tersebut nantinya akan ditukar oleh Pemerintah Provinsi Jateng.

“Ya karena anggaran di Provinsi belum cair, kita yang kebagian untuk menalangi logistik bagi pengungsi warga eks Gafatar, sampai saat ini sudah habis Rp 15 juta lebih,” kata Kepala Dinsosnakertrans Boyolali, Purwanto, Selasa (2/2).

Dana logistik untuk makan bagi warga eks Gafatar. Diceritakan juga, pihaknya saat ini terpaksa harus berhutang beras 20 ton ke pihak swasta, karena warga eks Gafatar menolak makan nasi Raskin dari Bulog.

“Mungkin karena kualitasnya kurang bagus, mereka akhirnya menolak Raskin,” tambahnya.

Sementara untuk kelanjutan nasib 48 anggota eks Gafatar asal Boyolali, pihaknya siap memfasilitasi bila mereka mau diberangkatkan transmigrasi. Hanya saja, mereka tidak boleh memilih daerah transmigrasi namun harus disesuaikan dengan jatah yang dimiliki Boyolali.

“Kalau mereka mau, kita siap memberangkatkan. Untuk daerahnya harus menyesusaikan, tidak boleh memilih-milih,” tambah Purwanto.

Untuk saat ini, warga eks Gafatar yang masih ditampung di Asrama Haji Donohudan sebanyak 800 orang. Mereka kebanyakan berasal dari luar Provinsi Jateng. Kebanyakan dari Kalimantan Barat. Sementara ketika disinggung sampai kapan ditampung di Asrama Haji Donohudan, Purwanto mengaku belum mengetahui.

“Kita tunggu instruksi dari Provinsi saja,” tandasnya

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge