0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Di Kalimantan, Eks Ketua Gafatar Klaten Berjualan Mie Ayam

Gafatar (merdeka.com)

Klaten — Mantan ketua DPC Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Klaten ikut dipulangkan Pemkab Klaten, Minggu (31/1) kemarin. Ia ada diantara 26 orang yang dijemput dalam gelombang kedua pemulangan dari penampungan sementara di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

“Saya dulu memang anggota Gafatar, tapi sekarang keberadaannya sudah bubar,” ujar mantan Ketua DPC Gafatar Klaten, Margono (49) saat ditemui di Rumah Singgah di Kecamatan Jogonalan, Senin (1/2).

Diceritakan, sekitar bulan Oktober 2015 lalu, ia bersama istri dan tujuh anaknya memutuskan berangkat ke pulau Borneo. Untuk membiayai kepergiannya, seluruh harta bendanya di Kecamatan Wonosari sudah dijual.

Namun sebelumnya, Margono sempat pergi ke Kalimantan dengan mendaftar program transmigrasi pemerintah. Tapi karena kuota terbatas dia membatalkannya.

“Saya dapat informasi dari tetangga saya yang sudah lebih dulu bertransmigrasi. Lalu saya disarankan ke Delta Mawang. Disana saya berjualan mie ayam dan siomay,” cerita Margono.

Ditambahkannya, kepergiannya menuju Kalimantan hanya untuk berwirausaha. Setelah dipulangkan di Klaten, Margono akan tinggal sementara waktu di rumah milik kakaknya di Kecamatan Wonosari, Klaten. Ia akan kembali merajut usahanya.

“Saya kesana (Kalimantan) karena ingin berusaha. Namun ada kabar pemulangan semua warga eks Gafatar, jadi mau tidak mau saya ikut dipulangkan ke Klaten,” tambah Margono.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge