0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Luweng Tersumbat, 20 Jiwa Terisolasi

Petugas BPBD menyeberangi luapan banjir di Desa Girikikis (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri – Sebanyak 20 warga Dukuh Tameh Kelurahan Girikikis Kecamatan Giriwoyo terisolasi sejak Minggu (31/1) lalu. Pasalnya, sebuah luweng (lubang saluran air menuju sungai bawah tanah – Red) tersumbat oleh material longsoran bukit. Kondisi ini mengakibatkan banjir di kawasan dukuh tersebut.

”Minggu (31/1) kemarin memang hujannya lebat dan mengakibatkan banjir di kawasan itu,” ungkap Kepala BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Senin (1/2).

Dia mengatakan, diperkirakan ketinggian air yang tergenang sekitar 80 centimeter hingga satu meter. Kejadian ini tidak mengakibatkan korban jiwa.

”Ada tujuh rumah yang terisolasi, dengan jumlah jiwa sebanyak 20 orang,” lanjutnya.

Dikatakan camat, tujuh rumah yang terisolasi adalah milik Widodo berisi empat jiwa; Paijah jumlah jiwa satu; Sukiyan jumlah jiwa empat; Widodo jumlah jiwa empat; Surip jumlah jiwa satu; kemudian Jiman dengan jumlah jiwa tiga; lalu Sutini dengan jumlah jiwa sebanyak tiga jiwa.

Menurut Bambang, kejadian ini juga pernah terjadi pada 2012 silam, bahkan satu rumah amblas ke dalam lubang luweng. Saat itu juga tidak ada korban jiwa. Pihaknya melalui lurah setempat memerintahkan agar mengevakuasi warga yang terisolasi untuk mengungsi sementara waktu. Namun, ada beberapa warga yang menolak untuk dievakuasi dengan dalih kondisi air mulai surut.

“Kemungkinan, jika hujan lagi, akan terjadi genangan air dan permukaan air akan kembali naik, sehingga mengakibatkan warga yang terisolasi bertambah menjadi 20 KK atau masih mengancam 13 KK, dan luapan air akan mengalir ke lubang luweng yang baru di sebelah selatan,” katanya.

Ditambahkan, dukungan logistik untuk korban terdampak sudah dikirimkan melalui personil Posko Siaga Markas BPBD bersama Posko Aju BPBD di Baturetno yang terdiri personil BPBD, TNI, Polri, SAR dan relawan.

“Pemantauan ketinggian air sementara masih dilakukan personel Piket Pos Aju BPBD dan relawan Giriwoyo dibantu Muspika setempat. Saat ini, ada satu bangunan PAUD terendam air,” imbuhnya.

Editor : Wahyu Wibowo

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge