0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Bantuan Logistik Eks Anggota Gafatar Hanya Tiga Hari

timlo.net/tarmuji
Eks Anggota Gafatar tiba di depan Rumdin Bupati Wonogiri (timlo.net/tarmuji)

Wonogiri — Eks pengikut Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) yang telah berkumpul dengan keluarganya, sudah tidak mendapatkan bantuan logistik. Bantuan itu hanya diberikan selama di penampungan saja.

“Bantuan logistik bagi pengikut Gafatar, bukan jaminan hidup selamanya. Tidak selamanya pengikut gerakan tersebut mendapatkan bantuan logistik dari pemerintah. Pemberian bantuan itu ada jeda waktunya,” ungkap Sekda Wonogiri, Suharno, Senin (1/2).

Menurutnya, berakhirnya jeda waktu itu ketika pengikut Gafatar, masih dalam penampungan di Asrama Haji, Donohudan, Boyolali, maka oleh pemerintah diberi bantuan logistik selama sekitar tiga hari. Tapi setelah sampai pada tangan keluarga, bantuan logistik otomatis berhenti.

“Tapi coba kita menunggu petunjuk pemerintah pusat untuk langkah selanjutnya, ” jelasnya.

Sementara saat disinggung soal pendidikan anak-anak eks anggota Gafatar, dirinya menyebut masih melakukan pendataan. Terutama mereka yang masih berusia sekolah. Prinsipnya, hak warga untuk mendapatkan pendidikan yang layak harus terpenuhi. Selama ini, eks anggota Gafatar, mereka memilih homescholing. Padahal pendidikan dikelola oleh lembaga yang kompeten dan harus mengantongi ijin.

“Pendidikan itu harus sesuai dengan kurikulum. Harus dikelola oleh lembaga yang kompeten. Sebagai contoh PNFI (Pendidikan Non Formal dan Informal), jadi homeschoolling yang tidak sesuai kurikulum, dan Gafatar itu tidak pernah diakui di Wonogiri,” tegasnya.

 

31 Eks anggota Gafatar tiba di Pendopo Rumdin Bupati Wonogiri, Minggu (31/1)

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge