0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pengisian 34 Kades Kosong di Klaten Terganjal Perda

Ilustrasi Pilkades (timlo.net/nanin)

Klaten — Puluhan jabatan kepala desa (Kades) di Kabupaten Klaten masih banyak yang lowong. Namun demikin, pengisian posisi Kades melalui pemilihan kepala desa (Pilkades) serta perangkat desa belum bisa dilakukan secepatnya.

“Dari total 391 desa di Klaten ada 34 jabatan Kades yang lowong dan diisi oleh penjabat (Pj) Kades,” kata Asisten Bidang Tata Pemerintahan Setda Klaten, Bambang Sigit Sinugroho, Senin (1/2).

Dijelaskan, lowongnya jabatan tersebut disebabkan berbagai faktor. Mulai dari berakhirnya masa jabatan kades bersangkutan, meninggal dunia, hingga diberhentikan. Sedangkan jabatan perangkat desa yang lowong mencapai ratusan orang.

Sebaliknya, rancangan peraturan daerah (raperda) mengenai pengisian itu belum rampung dan masih digodog DPRD Klaten. Diantaranya, raperda tata cara pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa, raperda tata cara pengangkatan dan pemberhentian kades, serta raperda penyusunan organisasi dan tata kerja pemerintah desa.

“Kami mendesak DPRD segera menetapkan raperda yang dibahas. Pasalnya, dari hasil konsultasi ke Kemendagri, sudah ada Permendagri tentang pengisian perangkat desa, SOTK (struktur organisasi dan tata kerja) pemerintah desa, dan pemilihan kades,” tutur Bambang Sinu.

Diharapkan pada 2016 ini DPRD Klaten merampungkan raperda. Sehingga pengisian lowongnya jabatan Kades dan perangkat desa bisa digelar pada 2017. Adapun anggaran pengisian jabatan menggunakan alokasi dana yang diterima desa.

“Paling cepat dilakukan pada 2017 mendatang. Karena proses pengisian jabatan perlu biaya dan tercantum di APBDes,” papar Bambang Sinu.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge