0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kejar Produksi Massal, Andini A100 Digelontor Rp 1 Miliar

Seorang mahsiswa Polman Ceper tengah mengecek traktor tangan Andini A100 (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Pemkab Klaten mengalokasikan anggaran Rp 1 Miliar untuk pengembangan traktor tangan Andini A100. Traktor itu digarap sejak tiga tahun terakhir bekerjasama dengan Politeknik Manufaktur (Polman) Ceper.

“Sebelum diproduksi massal pada 2017, tahun ini kami membuat unit komersialisasi teknologi. Dana Rp 1 Miliar itu merupakan penyertaan modal usaha ke Perusda Aneka Usaha, serta membeli mesin hobbing, hasil kesepakatan dengan Polman Ceper,” ujar Kasubid Evaluasi dan Litbang Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Klaten Sri Yuwana Haris Yulianta, Minggu (31/1).

Selain Perusda Aneka Usaha, unit tersebut juga disokong Dinas Pertanian (Dispertan), dan Bagian Perekonomian Klaten yang selama tiga tahun terakhir ikut terlibat. Setelah rampung, Bappeda yang bertugas mengurus hak merk traktor Andini A100.

“Saat ini sudah ada empat traktor Andini yang berada di Polman Ceper. Sembari menunggu produksi masal, kami akan memasukkannya pada e-catalogue agar jelas harganya,” imbuhnya.

Alsintan (alat dan mesin pertanian) tersebut bermula dari penandatangan memorandum of understanding (MoU) pada 2 Agustus 2012 silam antara Bupati Klaten Sunarna dan direktur Polman Ceper. Kemudian melalui APBD, Pemkab mengucurkan dana hibah pada tahun 2013 dan 2014.

Selain itu, pada 7 Juli 2015 lalu, prototipe Andini A100 sudah lulus uji dengan sertifikasi standar nasional indonesia (SNI) di laboratorium dan lapangan di Serpong, Banten. Jika sampai Juli tahun 2018 tidak ada produksi, maka harus kembali mengajukan ijin uji.

“Mudah-mudahan tahun depan sudah siap diproduksi massal. Disisi lain karena anggaran APBD untuk promosi terbatas, kami berharap Pak Gubernur (Ganjar Pranowo) untuk ikut memromosikannya,” tutur Haris.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge