0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Dugaan Ijazah Palsu, Polisi Panggil Ketua KPU Sukoharjo

dok.timlo.net/putra kurniawan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai (dok.timlo.net/putra kurniawan)

Sukoharjo — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo dilaporkan ke Polres Sukoharjo terkait kasus dugaan ijazah palsu Wakil Bupati terpilih, Purwadi. Jumat (29/1) penyidik Polres Sukoharjo memanggil Ketua KPU untuk dimitai keterangan terkait proses penyelenggaraan Pilkada kemarin.

“Minggu kemarin kita terima surat aduan dari masyarakat terkait dugaan ijazah palsu Wakil Bupati terpilih, dan segera kami tindak lanjuti dengan pengumpulan data terlebih dahulu dengan mencari data ke lapangan dan konfirmasi ke KPU,” kata Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai, Jumat (29/1).

KPU Sukoharjo dilaporkan ke Polres terkait kinerjanya dalam proses verifikasi data ijazah peserta pilkada Sukoharjo 2015 yang diduga palsu. Sedangkan untuk kasus dugaan ijazah palsu sendiri telah dilaporkan ke Polresta Surakarta oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Paster Solo.

Polres Sukoahrjo juga telah mengirimkan petugas ke KPU untuk melakukan klarifikasi dan meminta keterangan soal verifikasi ijazah. Kepada petugas pihak KPU menyampaikan semua ijazah sudah melalui tahapan ferivikasi.

“Masih kita lidik dan pengumpulan data, tadi hanya tanya-tanya dalam rangka mengumpulkan keterangan dan konfirmasi kepada KPU, kita belum melakukan melakukan pemeriksaan,” tambah Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, AKP Fran Dalanta Kembaren.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge