0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kesulitan Ekonomi, Poniyem Nekat Telantarkan Bayinya

timlo.net/nanin
Bayi mungil berjenis kelamin laki-laki yang ditinggalkan oleh ibunya di teras rumah warga saat ini masih dirawat di RSUD Pandanaran Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Mengaku ditinggal pergi suami dan kesulitan ekonomi, Poniyem warga Boyolali nekat menelantarkan bayinya yang baru dilahirkan tiga hari lalu. Namun, demi alasan kemanusiaan, Poniyem yang juga memiliki anak balita berusia 1,5 tahun, saat ini tidak dilakukan penahanan.

“Kita sudah lakukan pemeriksaan, ngakunya dia terpaksa meninggalkan bayinya di depan rumah warga,” ungkap Kapolsek Kota, AKP Miftahul Huda, Jumat (29/1).

Kasus ini sendiri berawal saat ditemukanya bayi berjenis kelamin laki-laki di rumah Handoyo, di Jl Mulwo Desa Surodadi RT 04/RW 013, Kelurahan Siswodipuran, Kamis malam (28/01) sekitar pukul 20.05 WIB. Bayi malang pertama kali ditemukan Joko Tri Makno (33), tetangga Handoyo.

Saat itu, saksi mendengar suara tanggis bayi di teras rumah Handoyo. Saat ditemukan, bayi dalam keadaan berselimutkan selendang dan ditutup dengan sebuah payung warna hijau. Di dekat bayi ditemukan sejumlah barang antara lain kain gendongan bayi warna jingga, selembar popok, sarung tangan, dan sarung kaki bayi.

“Langsung kita bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan,” lanjut Kapolsek.

Namun, selang 10 menit kemudian, datanglah Poniyem ke rumah Handoyo sambil mengendong anaknya yang berusia 1,5 tahun dan berteriak-teriak bayinya hilang. Oleh penyidik, wanita itu langsung diinterogerasi dan mengaku bahwa bayinya yang baru saja dilahirkan di salah satu bidan di Teras, hilang.

Namun, setelah didesak, Poniyem akhinya mengakui sengaja meninggalkan bayinya di teras rumah Handoyo. Dia juga mengaku ditinggal pergi suaminya dan hanya bekerja di angkringan.

“Kita sudah cek ke bidan di Teras dan membenarkan Poniyem habis melahirkan di sana,” tambahnya.

Hingga saat ini, bayi laki-laki panjang 35 sentimeter, kulit putih, rambut lurus, mata sipit masih dirawat di RSUD Pandanaran Boyolali. Sang ibu juga belum bersedia bertemu dengan bayinya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

KEMBALI KE ATAS badge