0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Demam Saat Naik Kapal, Eks Anggota Gafatar Klaten Dirujuk ke RS

timlo.net/aditya wijaya
Eks Anggota Gafatar di Barak Pengungsian Merapi di Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, Klaten hendak pindah di Rumah Singgah Jogonalan (timlo.net/aditya wijaya)

Klaten — Dijemput dari penampungan sementara di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Jumat (29/1), satu keluarga eks anggota Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) asal Kecamatan Ceper terpaksa dibawa ke RSUD Bagas Waras Klaten.

“Dua anak saya selama perjalanan di kapal dari Kalimantan menderita demam dan batuk pilek,” kata Safrul Susanto (39) saat ditemui di ruang IGD RSUD Bagas Waras Klaten.

Ditemani sang istri Siti Masitoh (31), Safrul menceritakan alasannya pindah ke Mempawah, Kalimantan Barat. Awalnya mendaftar terlebih dahulu di Sekretariat DPD Gafatar DIY yang terletak di Taman Kuliner, Condong Catur, Depok, Sleman.

“Program utamanya itu untuk kedaulatan pangan. Disana kami baru dua bulan, enggak neko-neko, hanya pegang cangkul dari jam 6 pagi sampai 6 sore. Lahan dekat rumah, bertani organik,” kata pria lulusan SMA ini.

Setiba di Klaten, Safrul berencana pulang ke kampung halaman istrinya di Kebumen. Ia mengaku di Klaten tidak memiliki apa-apa, hanya buliknya (bibi) yang ada di Ceper.

Sementara itu, Eko Mardiyono, dari perwakilan Taruna Tanggap Bencana (Tagana) Klaten mengatakan, Safrul tiba di Asrama Donohudan sejak Rabu (27/1) lalu. Menurut diagnosis dokter, kedua anaknya menderita panas dan batuk.

“Putranya yang satu sudah sehat, tapi satunya masih opname. Sembari menunggu rembugan keluarga hendak pulang kemana, untuk sementara waktu dirawat disini hingga sembuh,” kata Eko yang ikut menjemput keluarga Safrul.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge