0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Musim Hujan Rubah Pola Latihan Boskresero

Sepatu roda (dok.timlo.net/aryo yusri atmaja)

Solo — Tim pelatih Klub Bocah Solo Kreatif Sepatu Roda (Boskresero) tampaknya harus merubah pola porsi latihan atletnya, menghadapi musim penghujan. Latihan rutin di lintasan dasar Veldorome Manahan, akan mengalami sedikit perubahan.

Selama musim hujan, sebanyak 45 atlet harus memulai latihan lebih awal satu jam, pukul 15.00 WIB dari biasanya. Satu atlet, Pramudya Ibnu Subrata satu-satunya di kelas speed. Lalu 15 anak di kelas standart 15 anak. Sisanya para atlet pemula. Pelatih Herman Budiono menjalankan beberapa program kala menghadapi musim hujan seperti saat ini.

“Sepatu roda adalah olahraga outdoor, kalau cuaca tidak bersahabat ya tidak bisa paksakan anak-anak berlatih di velodrome. Karena tidak bisa maksimal dan membahayakan atlet kalau terjatuh,” beber Herman, Jumat (29/1).

Saat cuaca memungkinkan, pesepatu roda akan melahap latihan ketahanan fisik dan akselerasi di lintasan dasar. Jika turun hujan, para atlet ditempa peningkatan fisik di tribun Velodrome Manahan dengan program joging dan lari naik-turun tangga. Hal tersebut sebagai langkah penguatan otot kaki.

“Untuk menyiasati cuaca hujan, pernah coba ke lapangan futsal, namun takut kalau rusak. Tapi setiap Sabtu anak-anak latihan fisik di Stadion Sriwedari. Terutama atlet-atlet yang terjun dalam kejuaraan,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge