0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Pemulangan Eks Gafatar

Gagal Bawa Pulang Cucu, Kiryono Kecewa

dok.timlo.net/nanang rahadian
Kiryono, mertua Arif Yunandar, eks Gafatar (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Upaya negosiasi yang dilakukan Kiryono  dan sejumlah aparat, agar dua cucunya dapat dibawa pulang ke Perumahan Blulukan Indah, Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar tak menemukan hasil memuaskan. Pasalnya, pihak Pengprov Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersikukuh membawa eks Gafatar kembali ke asalnya dulu.

“Iya belum boleh, masih harus dibawa ke Yogya dulu karena menantu dan anak saya berKTP Yogya,” kata Kiryono, mertua Arif Yunanto, eks pengikut Gafatar, Jumat (29/1).

Kiryono sebenarnya berharap agar anak, menantu dan cucunya bisa pulang ke rumahnya di Blulukan Indah, Colomadu. Namun, Pengprov DIY mengharuskan semua warganya yang terlibat akan dilakukan pembinaan lagi di Yogyakarta.

“Yaa… bagaimana lagi kalau harus demikian. Sebenarnya kalau bisa cucu saya dulu saja yang pulang, kasihan mereka nggak ngerti apa-apa,” katanya.

Namun harapannya pupus, negosiasi yang dilakukannya gagal karena Pengprov DIY bergeming tetap pada keputusannya. Namun keinginan Kiryono memulangkan anaknya tetap tak pernah surut.

Sementara itu, Camat Colomadu, Yophy Eko Jatiwibowo mengatakan Pemkab Karanganyar sebenarnya juga kecewa dengan sikap Pengprov DIY. Namun Pemkab Karanganyar menghormati keputusan tersebut.

“Bapak Bupati (Juliyatmono) sejak pagi sudah datang ke Donohudan (Asrama Haji Dohudan, Boyolali —Red) agar bisa menjemput dan menyerahkan kepada orang tuanya namun gagal,” kata Yophy.

Yophy menambahkan, Pemkab Karanganyar akan tetap berusaha memulangkan eks Gafatar. Namun tetap mengikuti aturan main dari Pengprov DIY.

“Nanti kita ikuti dulu aturannya, kalau sudah clear nanti kita jemput ke Yogya,” jelasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge