0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

32 Ahli Waris PNS Pemkot Solo Terima Santunan Kematian

timlo.net/daryono
Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Solo, Tawab, serahkan santunan kematian kepada ahli waris (timlo.net/daryono)

Solo – Sebanyak 32 ahli waris Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Solo menerima santunan kematian dari PT Taspen (Persero) Cabang Solo. Santuan itu diberikan lantaran keikutsertaan PNS Solo dalam Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) sejak program tersebut diberlakukan Juli 2015.

“Pembayaran secara simbolis JKM dibayarkan kepada 12 orang ahli waris dengan santunan sebesar Rp 400.645.800. Rata-rata ahli waris menerima santunan sebesar Rp 33 Juta. Terdiri santunan kematian, uang duka wafat dan biaya pemakaman,” kata Kepala PT Taspen (Persero) Cabang Solo, Tawab, kepada wartawan, di sela penyerahan santunan kepada ahli waris PNS Pemkot Solo di Balaikota Solo, Kamis (20/1).

Menurut Tawab, JKM diberikan kepada ahli waris PNS yang meninggal dunia saat menjalankan tugasnya. Ahli waris berhak mendapatkan satunan kematian kerja yang besarnya 60 pokok x 80 gaji pokok terakhir, uang duka tewas 6 x gaji pokok, biaya pemakaman Rp 10 juta dan beasiswa untuk satu anak. Total santunan bisa mencapai Rp 300 juta.

Tawab melanjutkan, santunan kematian diberikan lantaran Pemkot Solo sejak Juli 2015 sudah mengikutkan sertakan PNS-nya dalam program JKK dan JKN. Premi JKK dan JKM disetor setiap bulan dengan besaran 0,24 persen dari gaji pokok untuk JKK dan 0,30 persen dari gaji pokok untuk JKM.

“Sejak Juli 2015, Pemkot Solo selalu membayar iuran JKK dan JKM. Kami memberi apresiasi,” ujar dia.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Solo, Hari Prihatno mengatakan Pemkot Solo menanggung iuran JKK dan JKM bagi seluruh PNS Pemkot Solo sebanyak 9.300 PNS. Iuran JKK dan JKM bersumber dari APBD lantaran menjadi tanggung jawab Pemkot, bukan dibebankan kepada PNS.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge