0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Korban Pencabulan Ayah Kandung dan Kakek Bisa Sekolah Lagi

merdeka.com
Ilustrasi (merdeka.com)

Boyolali — MJ (15) korban pencabulan ayah kandung dan sang kakek, warga Sawit, Boyolali, mendapat pendampingan dari Badan Pemberdayan Perempuan Perlindunagan Anak dan Keluarga (BP3KB) Boyolali.

“Akan kita dampingi, nanti setelah melahirkan, Mj bisa melanjutkan sekolah lagi,” kata Kepala BP3AKB Boyolali, Darsih Wiryastuti, Kamis (28/1).

MJ sendiri saat ini sedang hamil tujuh bulan dan terpaksa putus sekolah. Secara psikolologis kondisi MJ stabil. Kepada petugas, MJ bahkan siap merawat anaknya setelah lahir. MJ sendiri juga mendapat pendampingan oleh Bidan Desa, terutama dalam memulihkan trauma dan malu. Nantinya, pihak BP3KAB juga sedang mengupayakan kartu keluarga miskin agar biaya persalinannya bisa ditanggung pemerintah.

“Kita juga sedang mengupayakan agar ibunya MJ bisa mencari pekerjaan, untuk menafkahi keluarga setelah suaminya S ditahan,” tambahnya.

Diakui Dasih, belakangan ini banyak kasus kekerasan seksual pada anak yang mencuat. Kondisi ini dipengaruhi makin kritisnya masyarakat untuk melaporkan kasus kekerasan pada anak. Kasus di Sawit, MJ yang menjadi korban pencabulan ayah kandung dan kakeknya, disebabkan faktor ekonomi dn moral kedua pelaku. Selama ini, BP3AKB selalu melibatkan Forum Komunikasi Antar Umat Beragama, dalam melakukan sosialisasi moral dan keagamaan.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge