0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Sampah 264 Ton per Hari, 13,39 Persen Merupakan Plastik

dok.timlo.net/nanang rahadian
Tempat pembuangan sampah (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Solo – Kebijakan kantong plastik berbayar dimaksudkan untuk mengurangi jumlah sampah plastik. Di Solo, sebanyak 13,39 persen sampah merupakan sampah plastik. Data itu mengacu pada data produksi dan komposisi sampah tahun 2014 yang dicatat oleh Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Solo.

“Tahun 2013 dan 2014, jumlah sampah plastik sebesar 13,39 persen. Sementara di 2012, jumlah sampah plastik sebesar 12,30 persen,” kata Sekretaris DKP Solo, Tutik Mulyani kepada wartawan, Kamis (28/1).

Mengacu data DKP 2014, komposisi sampah terbesar merupakan sampah organik sebesar 61,95 persen. Sisanya kertas 12,26 persen, kain 1,55 persen, karet/kulit 0,50 persen, metal/logam 1,80 persen, gelas/kaca 1,72 persen dan lainnya sebesar 6,83 persen. Adapun produksi sampah yang dihasilkan sebesar 264 ton per hari.

Hingga saat ini, lanjut Tutik, pemilahan sampah organik dan sampah anorganik belum bisa dilakukan. Rendahnya kesadaran masyarakat serta keterbatasan personil menjadi kendala upaya pemilahan sampah.

Tutik berharap upaya pemilahan sampah bisa dilakukan seperti yang terjadi di Malang, Jawa Timur. Dimana sampah sudah dipisahkan sesuai jenisnya. Selain itu, tersedia juga bank sampah yang siap menampung sampah yang punya nilai ekonomis. Dengan adanya pemilahan itu, sampah yang dihasilkan sudah bersih dan siap didaur ulang kembali.

Di sisi lain, lanjut Tutik, pemilahan sampah bukan menjadi wewenang DKP. Sesuai tugas pokok dan fungsinya, DKP hanya bertanggung jawab pada pengangkutan semata.

“Kalau sesuai Tupoksinya, pemilihan sampah itu menjadi tanggung jawab BLH (Badan Lingkungan Hidup). DKP hanya pengangkutan ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir),” ujar dia.

Sebelumnya, Kepala BLH Solo, Widdi Srihanto mengungkapkan, penerapan kantong plastik berbayar untuk mengurangi jumlah sampah plastik. Namun demikian, Widdi tidak mengetahui pasti berapa jumlah sampah plastik yang dihasilkan setiap pekannya di Solo.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge