0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Balita di Penampungan Kekurangan Makanan

timlo.net/nanin
Eks anggota Gafatar menerima bantuan pakaian layak pakai di pengungsian Asrama Haji Donohudan, Boyolali (timlo.net/nanin)

Boyolali — Empat hari selama dalam pengungsian, sejumlah balita eks anggota Gafatar yang berada di Asrama Haji Donohudan, Boyolali, kesulitan mendapatkan makanan bayi atau bubur. Pasalnya, dapur umum yang ada hanya mengakomodasi makanan untuk orang dewasa.

“Tidak ada makanan balita seperti bubur, kita kemarin sampai harus patungan untuk membeli bubur,” kata Petugas Pusat Studi Gender dan Anak, Muh Fauzi, Kamis (28/1).

Dia menjelaskan, ketika hal ini ditanyakan kepada petugas Dinsos Jateng malah diperoleh jawaban, bahwa pengungsian ini bukan dikarenakan bencana namun lebih karena masalah politik. Sehingga hal ini menjadi tanggung jawab Kesbangpolinmas. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pihaknya mencoba mencari dononatur dari luar.

“Alhamdullilah hari ini ada rumah makan di Solo yang akan memberikan bantuan bubur bayi,” jelasnya.

Terpisah, Staf Dinsos Provinsi Jateng, Budi Wiyono mengungkapkan, sudah tersedia makanan untuk balita berupa Mapsi. Makanan balita tersebut tersimpan di pos kesehatan.

“Hari ini langsung didistribusikan,” tambahnya.

Untuk saat ini jumlah balita di penampungan sebanyak 91 anak berusia di bawah 2 tahun.

Disisi lain, bantuan pakaian bekas pakai mulai diterima eks anggota Gafatar di pengungsian. Oleh petugas, pakaian bantuan ini diletakkan di gedung Jeddah sehingga warga bisa langsung memilihnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge