0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lunasi Utang Dengan Cek Palsu, Dilaporkan Polisi

dok.timlo.net/gg
Ilustrasi (dok.timlo.net/gg)

Solo — Merasa kesal lantaran uang yang dipinjam tak kunjung kembali, Bos PT SHA, melaporkan salah satu pengurus Ormas ternama di Kota Bengawan, dengan dugaan penipuan dan penggelapan. Kasus ini menuju keranah hukum setelah jangka waktu pengembalian uang tersebut habis.

“Langkah ini kita ambil lantaran telah kita layangkan surat peringatan kepadanya (terlapor) sebanyak tiga kali. Bahkan kita melihat tidak ada itikad baik darinya, karena dia mencoba menipu kami dengan memberikan cek palsu kepada kami,” ungkap Bambang Hono Yuhono (42), mewakili Bos PT SHA, Rabu (27/1).

Kasus ini bermula saat terlapor, Raden Mas (RM) Sigit Kusdaryatmo (38) meminjam uang sebesar Rp 50 juta kepada pelapor Aryo Hidayat Adiseno pada pada 26 Agustus 2015 silam. Uang tersebut akan digunakan untuk mengerjakan proyek pembangunan RSUD di Wonogiri. Uang tersebut dijanjikan akan dikembalikan pada pada 8 September 2015. Namun, hingga sekarang uang tersebut tak kunjung ke tangan pemiliknya, hingga kasus ini dilaporkan ke Polsek Banjarsari.

Bambang menjelaskan, sewaktu hampir jatuh tempo, yakni pada tanggal 2 Setember 2015, Sigit datang menemui dirinya untuk menyerahkan pelunasan hutang dalam bentuk cek. Cek senilai Rp 50 juta tersebut atas nama CV Elvira Jaya, dan dikeluarkan oleh Bank Pembangunan Daerah. Namun, ketika cek tersebut hendak dicairkan, ternyata mendapatkan penolakan dari pihak Bank.

“Kita sudah coba cairkan, dari Bank Central Asia, namun selalu mendapat penolakan dari Bank Pembangunan Daerah. Kita sudah coba mencairkan cek ini sebanyak tiga kali,” kata dia.

Atas kasus tersebut, Kapolsek Banjarsari Kompol Danu Pamungkas, saat dikonfirmasi mengatakan, dirinya telah menerima laporan tersebut dan tengah memeriksa sejumlah saksi. Dia mengaku masih terus mempelajari kasus ini, dan mengumpulkan barang bukti.

“Kita kumpulkan dulu keterangan dari saksi, nanti jika sudah cukup kita akan panggil terlapor untuk dimintai keterangan,” tegasnya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge