0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Moratorium PNS, Pemkab Boyolali Mulai Kekurangan Pegawai

dok.timlo.net/nanin
PNS Boyolali (dok.timlo.net/nanin)

Boyolali —  Pemkab Boyolali mulai mengalami kekurangan pegawai, menyusul masih diberlakukanya moratorium PNS. Kekurangan pegawai mulai dirasakan hingga ke kecamatan. Sementara hingga tahun 2016 ini belum ada kejelasaan penerimaan CPNS di Kabupaten Boyolali.

“Kita terakhir mengadakan penerimaan CPNS tahun 2014,” kata Kepala BD Boyolali, Karsino, Rabu (27/1).

Diakui Karsino, tidak hanya SKPD yang kekurangan pegawi. Namun saat in sudah merembet hingga ke kecamatan. Dicontohkan misalnya, disejumlah kecamatan, staf yang dimiliki tinggal beberapa, bahkan ada kasi yang stafnya cuma satu.  Tidak hanya di SKPD, kekurangan pegawai juga dirasakan dikalangan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

“Kekurangan pegawai hampir merata dirasakan ditiap-tiap SKPD,” tambahnya.

Sementara itu, pegawai yang pensiun setiap tahunya di Pemkab Boyolali mencapai 500 orang. Untuk tahun 2015 sendiri, tercatat ada 520 PNS. Dari jumlah tersebut, sebanyak 18 PNS pensiun atas permintaan sendiri (APS), 42 PNS meninggal dunia, dan 460 PNS memasuki batas usia pensiun. Total  jumlah PNS di Boyolali tinggal 11.102 orang.

“Awal Januari ini sudah ada  PNS yang mengajukan pensiun dini,”  ungkapnya.

Untuk mengantisipasi agar kekurangan pegawai ini tidak menganggu pelayanan kepada masyarakat, BKD Boyolali telah menginstruksikan masing-masing SKPD untuk lebih mengoptimalkan SDM yang ada.

“Kita akan lakukan uji kompetensi untuk peningkatan SDM,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge