0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

FKR: Perekrutan THL Hanya Menabung Masalah

dok.timlo.net/nanang rahadian
Koordinator Forum Karanganyar Rembug (FKR) Hendardi Heru Santoso (dok.timlo.net/nanang rahadian)

Karanganyar — Rumor perekrutan Tenaga Harian Lepas (THL) di Pemkab Karanganyar yang diikuti dengan pembayaran sejumlah uang kepada pejabat terkait sudah lama menyeruak. Bahkan nilainya pun mencapai puluhan juta rupiah.

“Itu hanya modus untuk menguntungkan diri sendiri para pejabat,” kata Koordinator Forum Karanganyar Rembug (FKR) Hendardi Heru Santoso, Rabu (27/8).

Beredar kabar jika salah satu rekrutan THL diminta membayar uang Rp 70 juta. ”Itu ada di salah satu SKPD. Dan mereka berharap bisa diangkat menjadi PNS,” jelas Heru.

Menurutnya, para THL tersebut dikontrak kerja selama kurun waktu tertentu. Atau bisa dikatakan sebagai tenaga outsourching yang tanpa ada jaminan masa depan. Padahal mereka berharap bisa menjadi PNS.

”Pemahanan itu salah kaprah. Bisa dikatakan mereka tertipu karena belum pasti diangkat menjadi PNS,” imbuhnya.

Heru juga mengkhawatirkan jika rekrutmen THL tanpa terkendali. Hal itu akan menjadi masalah baru bagi pemerintah yang akan datang. Jika jumlah THL yang sudah direkrut banyak dan tidak ada kejelasan akan menimbulkan gejolak sosial.

”Itu (rekrutmen THL)) sebenarnya hanya menabung masalah. Embrionya sama seperti kasus honorer K2. Karena tidak ada kejelasan akhirnya mereka menuntut untuk diangkat. Selain itu, tidak ada dasar untuk rekrutmen
THL,” tandasnya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge