0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Nambal Ban Sambil Menuang Bensin, Tujuh Kios Terbakar

timlo.net/heru murdhani
Kebakaran kios jalan Katamso (timlo.net/heru murdhani)

Solo — Sedikitnya tujuh kios pedagang kaki lima (PKL) dijalan Brigjend Katamso ludes dilalap si jago merah, Selasa (26/1). Api diduga bermula dari kios nomor tiga, akibat tumpahan bensin.

“Dari kios nomor tiga Mas, kan dia jualan bensin sambil menambal ban menggunakan alat penambal yang pakai api,” ungkap salah seorang saksi mata, Sri Mujiatmi (34).

Informasi yang dihimpun menyebutkan, saat itu pemilik kios nomor 3 yakni Lilik (32) sedang menambal ban yang bocor. Saat bersamaan, dirinya juga menuangkan bensin dari dalam jerigen untuk dijual secara eceran. Diduga bensin itu tumpah, dan mengenai alat penambal ban yang menggunakan api.

Api cepat membesar lantaran bahan bakar bensin yang masih berada di dalam jerigen cukup banyak. Selain itu angin yang bertiup cukup kencang juga memperparah kondisi kebakaran. Api yang membesar merembet ke bangunan disamping kiri dan kanan lokasi kebakaran.

“Untung warga sekitar segera menghubungi pihak Pemadam Kebakaran (Damkar) sehingga tidak sampai setengah jam api sudah mampu di jinakkan,” terang Babinsa Jebres, Pelda Kupadiyana, yang saat itu berada di lokasi kejadian.

Hal yang tidak jauh beda diungkapkan Ipda Stevano, Kanit 3 SPKT Polresta Solo. Menurut hasil penyelidikan, tidak ada unsur kesengajaan dalam kebakaran ini.

“Ini murni kecelakaan. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, hanya pemilik kios bernama Lilik sempat dibawa ke Rumah Sakit Dr Moewardi karena luka bakar ringan,” katanya.

Sebanyak enam armada dari Damkar Pedaringan, Damkar Kota Barat, dan Damkar Gading untuk menjinakkan api. Setidaknya ada dua kios tambal ban, satu kios counter HP, dua kios rumah makan, dan dua kios service elektronik, dengan total kerugian mencapai Rp 90 juta.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge