0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Jalur Khusus Tuna Netra di Solo Membahayakan

dok.timlo.net/daryono
Guiding block depan Balaikota Solo terlihat tidak dibelokkan dan menabrak tembok pagar gedung Bank Indonesia (dok.timlo.net/daryono)

Solo — Pemasangan guiding block (jalur khusus tuna netra) di sejumlah pedestrian di Kota Solo perlu dievalusi. Pasalnya, guiding block itu diketahui dipasang asal-asalan.

Seperti yang terlihat di pedestrian depan Balaikota Solo misalnya, guiding block itu menabrak tembok. Sementara di kawasan Pasar Gede, jalur dengan paving warna kuning itu menambrak tiang listrik. Pemasangan guiding block yang berbenturan dengan tembok dan tiang listrik itu dikhawatirkan justru membahayakan tuna netra.

“Kontraktor kan hanya melaksanakan sesuai gambar. Kita tidak tahu siapa yang membuat dulu,” kata Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Solo, Agus Joko Witiarso, Selasa (26/1).

Agus mengakui guiding block semestinya dipasang menyesuikan kondisi di lapangan. Misalnya menabrak tiang listrik atau tembok, semestinya guiding block itu dibelokkan menyesuaikan kondisi di lapangan. Ke depan, Agus berjanji akan memperbaiki guiding block tersebut.

Di sisi lain, Agus menambahkan konsep pembuatan pedestrian akhir-akhir ini sudah dikonsep agar aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Jika konsep pedestrian dulu masih mengakomodir keinginan pemilik toko atau rumah, saat ini sudah tidak lagi. Pedestrian dibuat rata agar nyaman untuk berjalan kaki.

“Bandingkan saja pedestrian city walk yang di selatan Jl Slamet Riyadi dengan di utara jalan. Di utara masih naik turun karena mengikuti keinginan pemilik toko. Sekarang sudah tidak boleh lagi. Pedestrian dibuat datar,” ungkap dia.

Pelaksana Harian (Plh) Penjabat (Pj) Walikota Solo, Budi Yulistianto mengungkapkan guiding block semestinya memang garis lurus. Tetapi jika kondisi di lapangan tidak memungkinkan semestinya guiding block itu dibelokkan.

“Ya itu harusnya garis lurus. Kalau tidak bisa ya mestinya bisa dibelokkan. Harusnya itu kan mengarahkan tuna netra untuk jalan,” ungka dia.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge