0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kepergok Nyolong Tas, 2 Pencuri Dihakimi Massa

merdeka.com
Ilustrasi (merdeka.com)

Sragen – Dua residivis asal Sukoharjo berhasil ditangkap polisi dan warga usai melakukan aksi pencurian di sebuah toko kelontong di Kalijambe, Sragen. Keduanya sempat dihakimi massa lantaran berusaha melarikan diri. Untung petugas dari Polsek Kalijambe segera mengamankannya.

”Korban dikejar dan ditangkap di Jetis Karang Pung, Kalijambe, sekitar 1 kilometer dari tempat kejadian perkara di Dukuh Karangasem, Desa Banaran,” kata Kapolres Sragen AKBP Ari Wibowo melalui Kapolsek Kalijambe AKP Marsidi, Selasa (26/1).

Menurut AKP Marsidi, kejadian itu berawal ketika pelaku, Guntoro alias Gundik (32), warga Kartosuro, Sukoharjo dan Handoko alias Mbong (26), warga Gatak, Sukoharjo berpura-pura membeli air mineral di toko kelontong milik Mulyono yang berlokasi di Dukuh Karangasem, Desa Banaran, Kalijambe, Minggu (24/1). Untuk meyakinkan korban, keduanya menyerahkan uang sebesar Rp 50.000.

Saat pemilik toko tengah mengambil kembalian, tiba-tiba salah satu pelaku masuk dan mengambil sebuah tas di kursi. Kemudian mereka kabur dengan sepeda motor Suzuki Satria Nopol AD 5243 UO menuju ke areal persawahan.

Sadar barangnya dicuri, korban pun berteriak maling dan didengar warga. Kebetulan saat itu ada anggota Polsek Kalijambe yang tengah patroli juga mendengar teriakan tersebut. Kedua pencuri dikejar dan berhasil ditangkap di areal persawahan. Pelaku sempat dihajar massa, namun aksi itu hanya sebentar dan langsung diamankan  di Polsek Kalijambe.

Dari tangan pelaku terdapat barang bukti tas hasil curian berisi Rp 500.000. Atas perbuatan itu, kedua residivis itu bakal dijerat Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan dan diancam hukuman pidana maksimal tujuh tahun.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge