0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Kusrin Tak Mau Sebut Jumlah Bantuan Modal dari Presiden

Kusrin si perakit TV (merdeka.com)

Karanganyar — Akhirnya Muhammad Kusrin (42) perakit televisi, warga Dusun Wonosari RT 002/RW 003, Desa Jatikuwung, Gondangrejo, Karanganyar diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Merdeka Jakarta, Senin (25/1).

“Ditambahi modal. Pak Jokowi minta supaya tidak usah disebutkan kalau ditanya. Rahasia,” kata Kusrin saat dihubungi wartawan, Senin (25/1).

Kusrin menuturkan, bantuan modal dari Presiden akan digunakan melanjutkan usaha yang sempat terbengkelai karena kasus hukum selama tahun 2015. Kusrin bersikukuh enggan menyebutkan nominal bantuan modal meski hanya menyebutkan ratusan atau puluhan juta.

“Pokoknya cukup untuk melanjutkan produksi televisi. Ini yang terpenting jalan lagi supaya anak-anak [pegawai] bisa makan,” tutur dia.

Kusrin bercerita bahwa Jokowi sempat kaget saat melihat televisi bikinannya. Menurut Kusrin, Jokowi mengira televisi bikinan Kusrin itu abal-abal.

“Ini sudah standar. Ini layak dijual. Gitu kata Pak Presiden. Beliau mau membantu mematenkan merek. Pak Menteri Perindustrian yang diminta bantu,” ujar Kusrin terkekeh.

Presiden meminta Kementerian Perindustrian Republik Indonesia membantu Kusrin mengusur hak paten merek Maxreen. Kusrin menyampaikan rasa syukur Pemerintah RI membantu mengurus hak paten mereknya.

“Satu saja sudah cukup. Paling tidak ada kekuatan hukum. Ini saya masih enggak percaya. Kok seperti mimpi bisa ketemu Pak RI 1. Pengalaman yang enggak bisa dibeli,” tutur dia terdengar girang.

Editor : Marhaendra Wijanarko

Komentar Anda

Berita Terkait

loading...
KEMBALI KE ATAS badge