0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

Lahan Waduk Gondang Tambah Jadi 96,23 Hektar

dok.timlo.net/nanang rahadian
Waduk Gondang (dok.timlo.net/nanang rahadian )

Karanganyar — Pembebasan 88,25 hektar lahan di lokasi megaproyek Waduk Gondang, Kecamatan Kerjo, Karanganayr rampung. Kini Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) tengah memproses pembebasan ekstra lahan seluas 8 hektar di lokasi tersebut.

“Muncul kebutuhan ekstra lahan setelah dilakukan pemutakhiran data pengukuran oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN),” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPkom) Pembangunan Waduk Gondang, Ali Rahman dari BBWSBS, Jumat (21/1).

Ali Rahman menjelaskan awalnya kebutuhan hanya 88,25 hektar lahan. Kemudian menjadi 96,23 hektar. Ada penambahan 8 hektar setelah dilakukan pengukuran oleh BPN.

“Luasan 8 hektare itu berada di bawah kepemilikan PT Perkebunan Nasional IX Batujamus/Kerjoarum berukuran 7 hektare dan milik warga seluas 1 hektar,” jelasnya.

Ali mengatakan pembebasan pada tahap ini menanti Surat Persetujuan Penetapan Lokasi Pembangunan (SP2LP) dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ali mengatakan progres pembangunan Waduk Gondang mulai pembebasan lahan sampai konstruksi, tergolong cepat.

“Sejak groundbreaking akhir 2014 lalu sampai sekarang, porsi fisik mencapai 20 persen. Akhir tahun ini diupayakan selesai 60 persen,” katanya.

Sementara itu Kepala Kantor Pertanahan Nasional Kabupaten Karanganyar, Dwi Purnama mengatakan pembebasan 88,25 hektar lahan milik 224 warga di tiga desa rampung meski sedikit molor. Dari seluruh pemilik, hanya tiga di antaranya tergolong alot.

“Akhirnya tiga pemilik itu bersedia dengan penawaran pemerintah karena menyadari untuk kepentingan masyarakat juga. Sempat mereka akan menempung proses pengadilan. Padahal nilai apraisal sudah sesuai nilai ekonomis asetnya itu. Ini membuat target selesai pembebasan pada 2015 melenceng,” katanya.

Editor : Marhaendra Wijanarko

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge