0271-626499 redaksi[at]timlo.net
Timlo.net

OJK Dorong Perbankan Buka Agen Laku Pandai

Direktur Pengembangan Inklusi Keuangan OJK Solo, Eko Arianto (timlo.net/setyo pujis)

Solo– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Solo dorong perbankan untuk membuka layanan keuangan tanpa kantor atau agen laku pandai. Hal itu diperlukan untuk mengurangi keterikatan masyarakat kepada rentenir.

“Karena keberadaan rentenir ini sebenarnya sangat merugikan. Mengingat suku bunga yang diberlakukan terlalu tinggi bagi si nasabah,” ujar Direktur Pengembangan inklusi keuangan OJK Solo, Eko Arianto kepada Timlo.net, Minggu (24/1).

Dirinya mengatakan, maraknya aktifitas rentenir karena masyarakat minim wawasan terhadap akses keuangan yang resmi. Oleh karena itu secara bertahap pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik melalui program Gerai Pusat Edukasi Layanan Konsumen dan UMKM (PELAKU) yang diluncurkan OJK maupun dengan agen laku pandai dari perbankan.

“Sekarang yang kita prioritaskan untuk membuat agen laku pandai adalah perbakan yang sudah memiliki infrastrur kuat. Sedangkan lainya akan dilakukan bertahap,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mendorong agar lembaga keuangan mikro (LKM) yang sekarang ini sudah berkembang ditengah masyarakat bisa segera mendaftarkan diri ke OJK. Hal itu diperlukan agar LKM bisa tertata dengan baik dan masyarakat bisa lebih terjamin keamanannya.

Editor : Wahyu Wibowo

loading...


Komentar Anda

Berita Terkait

KEMBALI KE ATAS badge